Ragi Brewer, Menyusui, dan Meningkatkan Pasokan ASI

Suplemen Diet Bergizi untuk Ibu Menyusui

Ragi Brewer adalah suplemen makanan bergizi tinggi yang mengandung protein, zat besi, dan vitamin B, serta kromium, selenium, dan mineral lainnya. Itu berasal dari jamur yang disebut Saccharomyces cerevisiae. Ini digunakan untuk memanggang, menyeduh bir, dan membuat anggur, tetapi banyak ibu menyusui menggunakannya untuk meningkatkan pasokan susu mereka , meningkatkan tingkat energi, dan meningkatkan suasana hati.

Ragi dan Menyusui Brewer

Ragi bir diyakini sebagai galactagogue . Ini adalah suplemen yang ibu menyusui gunakan untuk mendukung laktasi dan membuat lebih banyak ASI . Meskipun tidak ada penelitian yang cukup untuk mengatakan dengan pasti mengapa atau bahkan jika ragi sebenarnya berfungsi untuk meningkatkan pasokan ASI, ada juga tidak cukup studi untuk mengatakan bahwa itu tidak bekerja. Beberapa wanita melaporkan bahwa itu membantu. Tapi, tentu saja, itu tidak berhasil untuk semua orang.

Ragi, Energi, dan Suasana Hati Brewer

Jika Anda mengonsumsi ragi bir sebagai suplemen diet saat Anda sedang menyusui , protein, zat besi, dan vitamin B dapat membantu memerangi kelelahan dan melawan baby blues. Plus, beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin B dan kromium dapat memperbaiki gejala depresi sehingga dapat memiliki dampak positif pada suasana hati Anda juga.

Manfaat Kesehatan lainnya dari Ragi Brewer

Apakah Aman untuk Menggunakan Ragi Brewer Ketika Anda Menyusui?

Ragi Brewer dianggap aman untuk digunakan sebagai suplemen nutrisi untuk wanita menyusui. Itu lulus ke bayi Anda melalui ASI , tetapi umumnya ditoleransi dengan baik oleh kebanyakan ibu dan bayi.

Namun, beberapa bayi bisa menjadi mudah tersinggung atau mengembangkan gejala kolik. Jika Anda atau anak Anda mulai menderita diare atau masalah perut lainnya, Anda harus mengurangi jumlah ragi bir yang Anda minum atau berhenti mengkonsumsinya sama sekali.

Cara Menggunakan Ragi Brewer Saat Anda Menyusui

Anda dapat membeli ragi bir sebagai suplemen nutrisi di sebagian besar toko makanan sehat atau online. Ini biasanya diambil dalam bentuk tablet atau bubuk. Bicaralah dengan dokter Anda, konsultan laktasi , atau spesialis herbal untuk menemukan dosis yang tepat untuk Anda.

Tablet: Anda biasanya dapat mengambil 2 hingga 3 tablet hingga 3 kali sehari.

Bubuk: Anda dapat menambahkan 1 hingga 2 sendok makan bubuk ragi bir ke minuman dan meminumnya sekali sehari. Ragi bubuk Brewer juga merupakan bahan umum yang ditemukan dalam resep untuk smoothie susu dan kue laktasi.

Ragi Brewer, Ragi Baker, dan Ragi Gizi

Sadarilah bahwa ada berbagai jenis ragi. Ragi Brewer — bukan ragi roti atau ragi gizi — adalah produk yang digunakan para ibu untuk membantu meningkatkan pasokan ASI dan melengkapi diet menyusui mereka .

Peringatan dan Efek Samping dari Ragi Brewer

Sebuah Kata Dari Sangat Baik

Ragi Brewer tampaknya membantu beberapa wanita untuk membuat lebih banyak ASI, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan. Namun, itu adalah suplemen gizi yang sehat yang dianggap aman untuk ibu menyusui . Jika Anda ingin meningkatkan suplai susu Anda, mungkin ada baiknya untuk mencoba ragi bir. Terutama jika Anda membutuhkan energi ekstra atau Anda merasa sedikit biru. Namun, ini bukan untuk semua orang. Jika Anda menderita diabetes, minum obat apa pun, atau memiliki masalah kesehatan lainnya, pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum menggunakan suplemen ini atau suplemen lainnya.

> Sumber:

> Ehrlich, Stephen D. NMD. Ragi. Pusat Kedokteran Universitas Maryland. Diperbarui 26 Juni 2014. http://umm.edu/health/medical/altmed/supplement/brewers-yeast

> Ehrlich, Stephen D. NMD. Chromium. Pusat Kedokteran Universitas Maryland. Diperbarui 26 Juni 2014. http://umm.edu/health/medical/altmed/supplement/chromium

> Lawrence, Ruth A., MD, Lawrence, Robert M., MD. Menyusui Panduan untuk Profesi Medis Edisi Kedelapan. Ilmu Kesehatan Elsevier. 2015.

> Młyniec K, Davies CL, de Agüero Sánchez IG, Pytka K, Budziszewska B, Nowak G. Elemen penting dalam depresi dan kecemasan. Bagian I. Laporan Farmakologi. 2014 31 Agustus; 66 (4): 534-44.

> Suksomboon N, Poolsup N, Yuwanakorn A. Ulasan sistematis dan meta-analisis dari kemanjuran dan keamanan suplemen kromium pada diabetes. Jurnal farmasi klinis dan terapeutik. 2014 Jun 1; 39 (3): 292-306.