Sakit kepala adalah rasa sakit, sakit, berdenyut, atau tekanan di kepala. Ada berbagai jenis sakit kepala dan mereka dapat dipicu oleh sejumlah faktor. Sakit kepala bahkan bisa berkembang selama kehamilan dan saat menyusui . Wanita menyusui mungkin mengalami sakit kepala karena berbagai alasan.
Kapan Harus Menghubungi Dokter Anda
Secara umum, sakit kepala hanyalah bagian dari kehidupan dan, pada titik tertentu, kita semua menderita karenanya. Meskipun mungkin tidak nyaman, jika Anda sakit kepala sesekali, biasanya bukan masalah.
Namun, jika Anda mengalami sakit kepala lebih sering daripada sebelum bayi lahir, atau jika Anda mengalami sakit kepala dengan intensitas yang lebih besar daripada yang Anda alami sebelumnya, hubungi dokter Anda.
Berikut ini 7 penyebab umum sakit kepala pada wanita menyusui:
1 -
Delivery Room AnestesiAnda dapat mengembangkan sakit kepala jika Anda memiliki epidural atau blok tulang belakang saat melahirkan. Jika beberapa cairan di tulang belakang Anda bocor selama proses anestesi dan tingkat cairan serebrospinal (CSF) di tubuh Anda turun, itu dapat menyebabkan sakit kepala. Dalam banyak kasus, tidak diperlukan perawatan. Sakit kepala Anda harus sembuh sendiri dengan istirahat dan cairan. Namun, jika berlanjut lebih lama dari satu hari, dokter Anda mungkin melakukan prosedur untuk membantu menghilangkan rasa sakit.
2 -
Let-Down ReflexBeberapa wanita mengalami sakit kepala saat mereka sedang menyusui. Kehilangan ASI dan pelepasan hormon oxytocin mungkin harus disalahkan. Jenis sakit kepala ini disebut sakit laktasi . Kadang-kadang sakit kepala laktasi akan membaik setelah beberapa minggu, tetapi bisa terus terjadi sampai Anda menyapih anak Anda . Menyapih dini adalah kekhawatiran dengan jenis sakit kepala.
Jika Anda menderita sakit kepala saat Anda menyusui bayi Anda, bicarakan dengan dokter Anda. Obat nyeri over-the-counter seperti Tylenol (acetaminophen) atau Motrin (ibuprofen) dapat memberikan beberapa bantuan.
3 -
Pembesaran PayudaraSakit kepala laktasi juga dapat berkembang jika payudara Anda menjadi keras, bengkak, dan penuh. Oksitosin, hormon yang sama yang diyakini bertanggung jawab untuk sakit kepala yang let-down, juga dikaitkan dengan pembengkakan payudara . Cobalah untuk tetap berada di depan pembengkakan sebanyak mungkin dengan menyusui atau memompa sering.
4 -
Nutrisi dan Dehidrasi BurukJika Anda tidak cukup makan, atau jika Anda melewatkan makan, kadar gula darah Anda bisa turun. Jika Anda tidak mengambil cukup cairan setiap hari, Anda bisa mengalami dehidrasi. Kedua situasi ini dapat menyebabkan kelemahan, kelelahan, dan sakit kepala. Cobalah untuk mempertahankan pola makan yang seimbang , makan setidaknya tiga kali sehari, bersama dengan berbagai camilan sehat, dan minum banyak air untuk membuat Anda terhidrasi .
5 -
KelelahanIbu-ibu baru lelah dan kurang tidur. Kurang tidur dan kelelahan dapat berkontribusi pada timbulnya sakit kepala. Cobalah untuk memasang kaki Anda dan bersantai sedikit, atau tidur siang ketika bayi sedang tidur. Anda mungkin bisa menangkal sakit kepala jika Anda bisa cukup istirahat.
6 -
Waktu Layar Terlalu BanyakMenghabiskan terlalu banyak waktu untuk membaca atau melihat layar komputer, tablet, atau ponsel cerdas Anda dapat membuat mata Anda lelah dan menyebabkan sakit kepala. Istirahat yang cukup, sering-seringlah beristirahat dari membaca, dan batasi waktu layar Anda untuk mengurangi ketegangan pada mata Anda dan membantu mencegah sakit kepala. Jika Anda terus mengalami sakit kepala akibat mata, temui dokter mata Anda. Anda mungkin membutuhkan kacamata atau perubahan resep.
7 -
Alergi dan Infeksi SinusAlergi, demam, dan infeksi sinus dapat menyebabkan rasa sakit dan tekanan di kepala Anda. Jika Anda menderita alergi, atau jika Anda berpikir Anda memiliki infeksi, bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan.
> Sumber:
> Agarwal S, Goel D, Sharma A. Evaluasi Faktor-Faktor Yang Berkontribusi Terhadap Keluhan Mata Pada Pengguna Komputer. Jurnal Penelitian Klinis dan Diagnostik: 2013; 7 (2), 331.
> Lawrence RA, Lawrence RM. Menyusui Panduan untuk Profesi Medis Edisi Ketujuh. Mosby. 2011.
> Riordan J, Wambach K. Menyusui dan Laktasi Keempat Edisi Manusia. Jones dan Bartlett Learning. 2014.
> Saada F, Mannel R, Krishnaiengar S. Subarachnoid Pneumocephalus: Penyebab Sakit Kepala yang Parah sebagai Hasil Obstetric Epidural Anestesi (P3. 048). Neurologi . 2015; 84 (14 Tambahan): P3-048.