Otot anak-anak menjadi hangat dan siap untuk bermain dengan kegiatan yang mudah ini.
Sebelum mereka berolahraga atau melakukan peregangan , anak-anak membutuhkan latihan pemanasan yang sederhana. Latihan pemanasan terbaik untuk anak-anak mudah dilakukan dan mudah untuk diajar. Mereka mengatur panggung untuk permainan yang bagus, latihan, atau sesi peregangan. Manfaat pemanasan yang baik termasuk pencegahan cedera dan peningkatan kinerja. Itu berkat peningkatan aliran darah ke otot, serta peningkatan jangkauan gerak dan kontrol suhu tubuh.
Latihan pemanasan yang baik dapat terdiri dari hampir semua aktivitas aerobik ringan hingga sedang - sesuatu yang membuat tubuh anak Anda bergerak tetapi tidak terlalu melelahkan secara fisik. Versi olahraga yang lebih lambat dan lebih lembut yang akan dia mainkan selalu merupakan pilihan yang baik: jalan cepat atau jogging untuk pemanasan untuk berlari, misalnya, atau beberapa lap yang lebih lambat di sekitar arena sebelum latihan hoki.
7 Langkah Menuju Pemanasan yang Baik
Untuk membuat rutin pemanasan yang cocok untuk anak-anak (atau orang dewasa), pertimbangkan perkembangan seperti ini. Anda hanya membutuhkan waktu pemanasan 5 hingga 10 menit.
- Mulai dengan gerakan maju yang lambat dan mudah, dipilih dari daftar di bawah ini.
- Kemudian, mulailah mempercepat gerakan yang sama dan menambahkan beberapa dampak (seperti melompat).
- Tambahkan beberapa sudut atau zig-zag.
- Beralih ke pola gerakan sisi ke sisi.
- Sertakan beberapa peregangan dinamis.
- Setelah otot-otot hangat, peregangan statis baik-baik saja.
- Lanjutkan dengan permainan keterampilan dan latihan yang berkaitan dengan olahraga atau aktivitas anak Anda.
Jenis Latihan Pemanasan untuk Anak-Anak
Jalan kaki, jogging, atau berbaris yang sederhana, bergerak atau di tempat, dapat berfungsi sebagai pemanasan yang baik untuk anak-anak. Anda juga dapat menggabungkan semua jenis gerakan ini:
- Menari: Biarkan anak-anak membuat gerakan mereka sendiri ke musik yang mereka sukai. Untuk tim, koreografi tarian sederhana untuk lagu kesayangan. Maka itu menjadi bagian dari ritual pra-pertandingan.
- Lutut tinggi: Sambil berjalan, angkat lutut tinggi-tinggi di udara. Intensifikasi dengan menambahkan gerakan lengan, seperti sentuhan tangan atau siku; atau dengan mempercepat berjalan ke jogging.
- Butt kicks: Seperti lutut tinggi secara terbalik. Membesar-besarkan langkah Anda dalam jogging dengan menggapai kaki ke arah ujung belakang Anda (kadang-kadang lebih mudah dilakukan saat jogging di tempat).
- Berjalan Menekuk lutut: Maju dengan satu kaki dan lebih rendah sehingga lutut berada pada sudut 90 derajat dan kaki belakang terentang panjang. Kemudian angkat kembali kaki ke atas dan ke depan sehingga tertekuk dan di depan. Terus bergantian lunges sambil bergerak maju.
- Lingkaran lengan atau ayunan: Pegang lengan yang terulur dari bahu dan putar lingkaran kecil, lalu tingkatkan ukuran lingkaran. Atau ayunkan lengan ke depan dan belakang dari bahu.
- Jumping jacks: Ketika Anda siap untuk menambahkan beberapa intensitas lebih untuk latihan pemanasan Anda, masukkan jumping jacks — mereka melibatkan lengan dan kaki dan menambah dampak pada rutinitas Anda.
- Side hops: Dengan kaki menyatu, lompat dari satu sisi garis imajiner ke sisi lain. Atau naik satu kaki dan bergantian maju mundur.
- Grapevine: Berjalan atau joging ke samping, menyilangkan satu kaki di depan yang lain dalam pola bergantian.