Peregangan dan Fleksibilitas untuk Anak-Anak

Tingkatkan Kekuatan dan Kesehatan Dengan Peregangan Statis dan Dinamis untuk Anak-Anak.

Untuk anak-anak, peregangan harus menjadi bagian dari rutinitas aktivitas fisik harian. Meskipun kelenturan sering tampak alami bagi anak-anak, kita harus memperhatikan tingkat dan jenis kegiatan mereka untuk memastikan peregangan disertakan. Terutama selama masa pertumbuhan , otot-otot anak-anak dan remaja mungkin ketat, dan peregangan dapat membantu.

Mengapa Peregangan Penting

Ketika Anak-Anak Harus Meregang

Anak-anak dapat melakukan peregangan sebelum dan sesudah aktivitas fisik lainnya, seperti berlari, bermain sepak bola, dan sebagainya. Atau mereka dapat melakukan aktivitas yang menggabungkan peregangan, seperti yoga. Secara keseluruhan, mereka harus melakukan peregangan setidaknya tiga kali seminggu.

Peregangan dilakukan sebelum olahraga atau kegiatan kebugaran lainnya, sebagai bagian dari pemanasan , harus dinamis (bergerak), bukan statis. Peregangan dinamis dapat mencakup lingkaran lengan berulang, ayunan kaki, atau tikungan tubuh. Setelah olahraga atau permainan fisik, anak-anak harus melakukan rutinitas pendinginan yang mencakup peregangan.

Sekarang adalah waktu untuk statis (stasioner) peregangan berkonsentrasi pada kelompok otot yang mereka gunakan dalam latihan mereka - katakanlah, betis, paha belakang, dan paha depan setelah berlari.

Tunjukkan anak Anda bagaimana meregangkan ke posisi di mana dia merasakan otot diaktifkan (sensasi adalah sesak, bukan rasa sakit), kemudian tahan, tanpa memantul, selama 20 hingga 30 detik.

Jika anak Anda mengalami cedera, konsultasikan dengan dokter, ahli terapi fisik, atau pelatih atletik tentang latihan peregangan paling aman dan paling efektif untuknya.

Peregangan Playful untuk Anak-Anak

Permainan dan aktivitas ini menggabungkan peregangan mudah yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak: