Keselamatan Bus Sekolah untuk Anak-Anak

Bus sekolah adalah bentuk transportasi yang cukup aman dibandingkan dengan kendaraan lain. Ukuran, struktur, dan desain bus sekolah membuatnya menjadi salah satu kendaraan terbaik untuk perlindungan penumpang, menurut National Highway Safety Traffic Administration (NHTSA). Banyak orang tua mungkin tidak menyadari bahwa, pada kenyataannya, risiko terbesar keselamatan bus sekolah diajukan kepada siswa sekolah dasar ketika dia berada di dekat bus, bukan saat naik di dalamnya.

Hampir 500 pelajar usia 5 hingga 18 tahun meninggal setiap tahun dalam kecelakaan kendaraan penumpang selama jam perjalanan sekolah, dan hampir 100 anak-anak dalam kelompok usia tersebut terbunuh saat berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah setiap tahun. Sebaliknya, 4 anak usia sekolah tewas setiap tahun saat naik bus sekolah ke dan dari sekolah, menurut NHTSA.

Keselamatan Anak-anak dan Bus Sekolah yang Lebih Muda

Anak-anak usia sekolah yang lebih muda sangat berisiko: Setidaknya satu setengah dari mereka yang tewas dalam kecelakaan yang berhubungan dengan kendaraan sekolah berusia antara 5 dan 7 tahun. Anak-anak yang lebih muda cenderung bertindak lebih impulsif, terburu-buru untuk naik atau turun bus dan cenderung tidak terbiasa dengan bahaya lalu lintas. Mereka juga lebih pendek, yang berarti ada dua bahaya besar bagi keselamatan mereka: Mereka tidak bisa melihat mobil, pagar tanaman, dan rintangan serta pengemudi lain, pada gilirannya, tidak bisa melihat mereka.

Untuk menjaga anak-anak aman di atau dekat bus sekolah, ajari mereka aturan dasar keamanan bus sekolah.

Pergi ke aturan keamanan bus beberapa kali dengan anak Anda dan latih mereka sepanjang tahun sekolah.

Mengajar Anak Anda Pentingnya Keselamatan Bus Sekolah

Mengajarkan kepada anak Anda peraturan keselamatan bus sekolah yang penting ini adalah bagian penting untuk membuatnya tetap sehat dan aman selama tahun sekolah, dan kapan pun ia berada di sekitar kendaraan bermotor.