Berapa Banyak Kalori Seharusnya Seorang Balita Makan Per Hari?

Ketika menyangkut nutrisi dan balita, keseimbangan bukanlah hal pertama yang muncul di benak saya. Meskipun saya ingin mengatakan bahwa saya adalah tipe orang tua yang berhasil membuat balita saya makan makanan bergizi seimbang setiap hari, kebenarannya adalah bahwa beberapa hari balita saya makan berbagai jenis makanan yang baik dan hari-hari lainnya, yah, terima kasih kebaikan untuk biskuit adalah yang akan saya katakan.

Namun dalam keseriusan, beberapa hari rasanya seperti pesta atau kelaparan untuk balita saya. Jadi saya tidak bisa tidak bertanya-tanya — berapa banyak kalori yang benar-benar dibutuhkan balita saya untuk makan setiap hari? Apakah makanan "mogok" normal? Dan kapan nutrisi menjadi perhatian bagi balita ?

Dasar-dasar Nutrisi Balita

Pertama-tama, Anda mungkin lega mendengar bahwa menurut American Academy of Pediatrics (AAP), itu benar-benar normal bagi balita untuk menjadi "pemilih" pemakan. AAP mendefinisikan pilih-pilih makanan sebagai menolak makanan tertentu atau menunjukkan preferensi hanya untuk dua atau tiga makanan. Jadi fakta bahwa anak Anda hanya ingin makan keju dan kerupuk? Yup, benar-benar normal.

AAP juga menjelaskan bahwa balita cenderung mengonsumsi berbagai kalori yang berbeda setiap kali makan. Satu kali makan mungkin lebih berat kalori daripada yang lain dan itu adalah bagian dari pola makan yang sangat normal untuk anak-anak.

Kalori harian untuk Balita

Menurut American Heart Association (AHA), jumlah kalori yang dibutuhkan balita setiap hari akan bervariasi berdasarkan pada anak, kebutuhan medis, dan tentu saja, aktivitas fisik.

AHA memperkirakan bahwa kalori yang dibutuhkan balita Anda setiap hari adalah antara 900 dan 1.200. Anak usia satu tahun membutuhkan sekitar 1.000 kalori per hari dan kalori tersebut dapat dibagi antara tiga kali makan dan dua kudapan yang tersebar sepanjang hari.

Namun, itu juga benar-benar normal bagi balita untuk berlatih pola makan aneh.

Misalnya, mereka mungkin mengonsumsi banyak kalori saat sarapan, merumput sepanjang hari, dan kemudian tidak lapar saat makan malam. Keesokan harinya, mereka mungkin melakukan kebalikan total. Ini bisa membuat frustasi sebagai orang tua, tetapi itu juga pola normal untuk balita untuk melakukan "cluster" makan atau memiliki hari ketika mereka hanya lebih lapar.

Secara umum, balita tanpa alergi makanan juga harus makan makanan berikut setiap hari : 2 ons daging, 3 ons biji-bijian, 2 porsi susu, 1 cangkir sayuran, 1 cangkir buah, dan 3 sendok makan lemak atau minyak .

Lebih penting daripada menghitung kalori untuk balita Anda, bagaimanapun, adalah kualitas makanan yang si kecil Anda makan. The AAP merilis sebuah pernyataan pada tahun 2015 yang mengingatkan orang tua dan pengasuh bahwa kalori kurang penting daripada memastikan bahwa balita makan makanan bergizi seimbang, lebar. Mereka menunjukkan bahwa jika seorang balita membutuhkan beberapa saus peternakan untuk mengunyah beberapa wortel atau lebih mungkin untuk makan semangkuk oatmeal untuk sarapan jika ditaburi dengan gula merah, maka itu belum tentu hal yang buruk.

Tips untuk Nutrisi Balita

Secara keseluruhan, American Academy of Pediatrics menawarkan beberapa kiat bermanfaat tentang gizi balita, seperti:

> Sumber

> American Academy of Pediatrics. Makanan balita dan makan. Diperoleh dari https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap-health-initiatives/HALF-Implementation-Guide/Age-Specific-Content/Pages/Toddler-Food-and-Feeding. aspx. 2017.

> American Academy of Pediatrics. Kiat makan dan nutrisi: Anak Anda yang berusia 1 tahun. Children.org Sehat. Diperoleh dari https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/nutrition/Pages/Feeding-and-Nutrition-Your-One-Year-Old.aspx. 11 Januari 2016.

> American Heart Association. Rekomendasi Diet untuk Anak Sehat. http://www.heart.org/HEARTORG/HealthyLiving/HealthyKids/HowtoMakeaHealthyHome/Dietary-Recommendations-for-Healthy-Children_UCM_303886_Article.jsp#.WNu-sBLyu_U. 11 Juli 2016.