Belajar Membaca Awal Mei Signal Giftedness in Kids

Anak-anak belajar membaca di usia yang semakin muda. Akibatnya, banyak orang mempertanyakan apakah membaca lebih awal adalah tanda bahwa seorang anak berbakat. Tetapi apakah itu benar?

Untuk berhasil di sekolah dan dalam kehidupan, keaksaraan diperlukan. Maka tidak heran, bahwa begitu banyak orangtua bekerja keras untuk memastikan bahwa anak-anak mereka belajar membaca sesegera mungkin. Beberapa orang tua membeli phonics DVD dan kartu flash dan mulai mengajar anak-anak mereka untuk membaca hampir dari hari mereka membawa mereka pulang dari rumah sakit sebagai bayi yang baru lahir.

Belajar membedakan saat membaca awal adalah tanda karunia atau hanya pekerjaan orang tua yang rajin dengan daftar ini.

1 -

Perkembangan Kognitif
Kolett / Moment / Getty Images

Untuk memahami mengapa dan bagaimana membaca awal adalah tanda karunia, kami ingin memahami perkembangan kognitif anak-anak. Sebagian besar guru telah belajar tentang teori Piaget tentang perkembangan ini, itulah sebabnya mengapa begitu banyak yang tidak percaya orang tua yang mengatakan anak-anak mereka dapat melakukan lebih dari anak-anak lain pada usia yang sama. Misalnya, menurut Piaget, anak-anak di Tahap Operasi Beton (usia 6-11), dapat secara logis memikirkan hal-hal konkret, hal-hal yang dapat Anda lihat atau sentuh, tetapi masih tidak dapat mengatur untuk berpikir logis tentang konsep abstrak, yang mencakup konsep seperti cinta, kedamaian, dan hidup. Tetapi orang tua dari anak-anak berbakat tahu anak-anak mereka mungkin telah berpikir logis tentang masalah-masalah itu bahkan sebelum mereka berusia 6 tahun.

Lebih

2 -

Perkembangan bahasa

Langkah selanjutnya dalam memahami bagaimana membaca awal adalah tanda karunia adalah memahami cara anak-anak belajar bahasa. Anak-anak tidak perlu secara formal diajarkan bagaimana cara berbicara. Mempelajari bahasa tidak membutuhkan apa pun selain paparan bahasa. Itu hanya berarti bahwa seorang anak perlu mendengar orang berbicara dan menyuruh orang berbicara dengannya. Perkembangan itu mengikuti proses yang khas, dan anak-anak di seluruh dunia akan mengikuti proses serupa.

Lebih

3 -

Pengembangan Anak dan Bahasa Berbakat

Sebagian besar anak mengikuti pola perkembangan bahasa yang serupa dan melewati tahap yang sama, tetapi anak-anak berbakat dapat melalui tahap-tahap itu lebih cepat daripada anak-anak lain. Atau mereka mungkin melewatkan beberapa tahap, meskipun kemungkinan besar mereka hanya mengalami kemajuan melalui tahapan yang berbeda. Misalnya, anak yang berbakat mungkin tidak berbicara sampai dia berumur dua tahun tetapi kemudian berbicara dalam kalimat lengkap. Mungkin tampak seolah-olah anak itu melewatkan ekspresi dua kata, tetapi mereka mungkin tidak mengungkapkan gagasan-gagasan itu ketika perkembangan bahasa mereka berada pada tahap itu. Lebih penting lagi, beberapa anak yang berbakat maju melalui tahap-tahap itu lebih cepat, berbicara dalam kalimat lengkap jauh sebelum usia mereka melakukannya.

Lebih

4 -

Bagaimana Anak Belajar Membaca?

Belajar bahasa, bahkan pada tingkat lanjutan, adalah satu hal, tetapi belajar membaca adalah sesuatu yang lain sama sekali. Belajar berbicara adalah keterampilan alami sambil belajar membaca adalah keterampilan yang harus diajarkan. Tidak hanya harus diajarkan, tetapi otak harus cukup dikembangkan sebelum seorang anak dapat mempelajari keterampilannya. Seorang anak tidak dapat belajar berjalan sampai ototnya cukup berkembang. Kita dapat mendukung seorang anak dan membantunya belajar berjalan, tetapi sampai ototnya cukup kuat, dia tidak akan mampu melakukannya sendiri. Hal yang sama berlaku untuk membaca. Kita bisa membantu anak menghafal kata-kata, tetapi sampai otaknya cukup berkembang, dia tidak akan bisa membaca.

Lebih

5 -

Peran Memori dalam Membaca

Hal pertama yang mungkin orang pikirkan ketika mereka berpikir tentang memori dan membaca adalah bahwa anak-anak perlu menghafal alfabet dan menghafal kata-kata. Namun, itu hanyalah permulaan dari apa yang perlu dilakukan anak-anak untuk belajar cara membaca. Mempelajari alfabet dan huruf bunyi mewakili hanyalah awal. Bahkan menghafal kata-kata sebenarnya tidak cukup bagi seorang anak untuk menjadi pembaca yang fasih. Seorang pembaca harus mampu mengingat apa yang dia baca di awal kalimat sebelum mencapai akhir kalimat, apa yang dia baca di awal paragraf sebelum mencapai akhir dan seterusnya. Itu membutuhkan pengembangan yang cukup dari memori jangka pendek dan bekerja.

Lebih

6 -

Pembaca Mandiri

Itu harus jelas kecuali otak seorang anak sudah cukup dewasa, dia tidak akan bisa membaca dengan lancar. Itu membutuhkan lebih dari sekadar menghafal. Ini membutuhkan kemampuan untuk memahami makna kata-kata, kalimat, paragraf dan keseluruhan cerita. Membaca adalah keterampilan yang sulit untuk dikuasai ketika diajarkan secara formal, dan banyak anak mengalami kesulitan untuk mencapai kelancaran ketika mereka berada di kelas tiga. Jika seorang anak mencapai kefasihan sebelum usia lima tahun setelah diajar untuk membaca, ada kemungkinan besar anak itu maju, karena otaknya harus mencapai tingkat kematangan yang cukup. Tetapi jika seorang anak telah belajar sendiri tanpa instruksi formal, benar-benar tidak ada pertanyaan tentang bakatnya.

Lebih