8 Keterampilan Pengasuhan Orang Tua yang Mendorong Disiplin yang Paling Efektif

Keterampilan yang mengajarkan anak-anak bagaimana mengelola perilaku mereka

Meskipun tidak ada orang yang akan menjadi orangtua yang sempurna, beberapa orang tua memiliki keterampilan mengasuh anak yang lebih baik daripada yang lain. Tetapi kabar baiknya adalah, setiap orang dapat mengasah keterampilan mereka kapan saja. Dan selalu ada ruang untuk sedikit perbaikan.

Buku, kelas, dan kelompok pendukung pengasuhan anak dapat menjadi sumber yang bagus untuk membantu orangtua mempertajam keterampilan mereka. Namun kunci untuk menjadi lebih baik adalah kerja keras, dedikasi, dan komitmen untuk menjadi orang tua terbaik yang Anda bisa.

Orang tua yang berniat membesarkan anak-anak untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab memiliki keterampilan mengasuh anak tertentu di bawah ikat pinggang mereka. Dan mereka terus menyempurnakan keterampilan mereka dalam upaya untuk menjadi lebih baik.

1 -

Kenali Masalah Keamanan
John Howard / Digital Vision / Getty Images

Orangtua yang paling efektif tampaknya mampu mengendus bahaya satu mil jauhnya. Mereka berpengalaman dalam keamanan internet, peralatan keamanan terbaru dan mereka mengenali ide yang buruk ketika mereka mendengarnya.

Mereka menemukan keseimbangan antara terlalu protektif dan kurang terlibat. Mereka memungkinkan konsekuensi alami hanya jika aman untuk melakukannya dan mengajarkan keterampilan anak-anak untuk membuat keputusan yang sehat.

Tujuan utamanya adalah untuk mengajari anak mereka mengenali masalah keamanannya sendiri, sehingga dia dapat melindungi dirinya sendiri ketika orang tuanya tidak ada di sekitarnya untuk memberi tahu dia apa yang harus dilakukan.

2 -

Berikan Contoh Positif

Orang tua yang berkata, "Lakukan apa yang saya katakan, tidak seperti yang saya lakukan," tidak efektif. Anak-anak belajar jauh lebih banyak dari menonton apa yang dilakukan orangtua mereka, daripada mendengar apa yang mereka katakan.

Meskipun mungkin sulit untuk menetapkan batas waktu pada penggunaan elektronik Anda dan menggunakan kata-kata sopan bahkan ketika Anda sedang marah, penting untuk diingat bahwa anak Anda selalu memperhatikan. Memodelkan perilaku yang sesuai adalah keterampilan mengasuh yang penting.

3 -

Tetapkan Batas yang Sesuai

Mengetahui kapan harus mengatakan tidak dan bagaimana mempertahankan batas Anda adalah keterampilan yang membutuhkan latihan. Seiring waktu, Anda akan tahu berapa banyak anak Anda dapat menangani dan bagaimana membantunya mengatasi kekecewaan ketika Anda tidak akan membiarkan dia melakukan sesuatu yang ingin dia lakukan.

Semua anak berbeda dan hanya karena seorang anak adalah usia tertentu tidak berarti dia siap untuk hak istimewa tertentu. Kadang-kadang, menetapkan batas melibatkan sedikit percobaan dan kesalahan ketika orang tua menemukan cara untuk membantu seorang anak belajar dengan baik.

4 -

Terapkan Konsekuensi Secara Konsisten

Orang tua yang efektif tidak hanya mengancam konsekuensi, mereka menindaklanjuti dengan mereka. Konsistensi adalah bagian penting untuk membantu anak-anak belajar mengelola perilaku mereka dengan lebih baik.

Jika seorang anak hanya menerima konsekuensi negatif untuk tingkah lakunya separuh waktu, kelakuan buruk itu sepertinya tidak akan berhenti. Tapi, konsekuensi yang jelas dan konsisten akan membantu seorang anak belajar.

5 -

Pilih Pertempuran dengan Bijak

Disiplin yang efektif mengharuskan orang tua untuk mengenali apakah suatu pertempuran layak diperjuangkan. Kadang-kadang perilaku tidak layak ditangani jika mereka cenderung mengarah pada perebutan kekuasaan .

Misalnya, jika seorang anak berusia 6 tahun ingin memakai sepatu hujan pada hari yang cerah, membiarkannya melakukan hal itu mungkin lebih masuk akal daripada mencoba meyakinkannya mengapa sepatu ketsnya adalah pilihan yang lebih baik. Fokus pada masalah perilaku yang lebih besar jika Anda benar-benar ingin membuat perbedaan.

6 -

Kelola Stres Secara Efektif

Orangtua yang mengelola stres mereka secara efektif lebih siap untuk menghadapi masalah perilaku. Orang tua yang stres lebih cenderung berteriak atau tidak konsisten dengan disiplin.

Orang tua yang stres juga lebih cenderung menggunakan hukuman daripada disiplin . Dan itu dapat menyebabkan siklus yang tidak sehat, karena anak-anak lebih cenderung bertindak lebih buruk ketika orang tua stres. Manajemen stres yang sehat termasuk perawatan diri dan mendapat dukungan dari teman dan keluarga.

7 -

Berikan Perhatian Positif

Menemukan waktu untuk memberi perhatian positif setiap hari kepada anak-anak dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan anak. Beberapa menit perhatian positif juga membuat strategi disiplin lainnya jauh lebih efektif.

Ini adalah keterampilan, bagaimanapun, untuk menciptakan waktu satu-satu untuk seorang anak. Tapi, itu bisa membuat perbedaan besar pada kesejahteraan anak secara keseluruhan.

8 -

Menetapkan Harapan yang Jelas

Ketika anak-anak tidak mengerti apa yang diharapkan dari mereka, mustahil bagi mereka untuk memenuhi harapan orang tua. Orangtua yang paling efektif mampu menjelaskan harapan mereka.

Orangtua yang efektif tidak memberitahunya sepuluh tahun untuk membersihkan kamarnya. Sebaliknya, ia menggambarkan seperti apa ruangan yang bersih itu dengan mengatakan, "Ambil pakaian Anda dari lantai, buat tempat tidur dan hamparkan karpet."