Pergi ke konser tanpa orang tua bisa menjadi ritus peralihan bagi banyak remaja. Tapi, membiarkan anak remaja Anda pergi ke acara tanpa pendamping bisa menjadi prospek yang menakutkan.
Tentu saja, tidak semua konser — dan tidak semua remaja — diciptakan sama. Jika remaja Anda ingin pergi ke konser tanpa orang dewasa, berikut lima pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri Anda terlebih dahulu:
1. Apa Jenis Konser Itu?
Mereka tipe musik yang ingin didengarkan oleh remaja Anda membuat perbedaan besar dalam jenis penonton yang akan hadir.
Jika remaja Anda tertarik pada boy band seperti New Direction, atau penyanyi seperti Justin Bieber, penonton harus cukup jinak. Tapi, konser heavy metal atau band rock alternatif mungkin menarik orang yang lebih tua, dan mungkin lebih kasar.
Perhatikan musik remaja Anda dengan seksama. Dengarkan lirik dan dapatkan ide yang jelas tentang jenis pesan yang dikirim oleh sebuah band.
Carilah berita tentang band untuk melihat apakah ada masalah di konser mereka sebelumnya. Lihatlah profil media sosial band untuk mendapatkan ide tentang jenis hal yang mereka bagikan dengan pemirsa mereka juga. Interaksi mereka dengan penggemar mereka dapat memberi Anda beberapa wawasan hebat tentang jenis kerumunan yang mereka tarik.
2. Seperti apa Venue?
Tempat konser sangat bervariasi dalam hal masalah keamanan, kontrol kerumunan, dan aturan keamanan. Pergi ke situs web venue dan tinjau protokol mereka.
Lihatlah pengaturan tempat duduk dan periksa kebijakan tempat pada minuman beralkohol.
Konser yang menyajikan alkohol di tempat dengan sedikit pembatasan bisa menjadi ide yang buruk.
Pertimbangkan lokasi venue juga. Apakah lokasinya di area yang mudah diakses atau Anda akan kesulitan menunggu di tempat terdekat untuk konser berakhir?
Pastikan untuk memeriksa kebijakan venue di smartphone juga. Beberapa tempat tidak mengizinkan kamera, yang berarti ponsel cerdas tidak diizinkan.
Tempat yang tidak memungkinkan remaja Anda membawa smartphone dapat mencegah Anda berkomunikasi sebelum, selama, dan setelah konser.
3. Apakah Remaja Anda Sudah Cukup Dewasa untuk Menangani Masalah Potensial?
Ada banyak hal potensial yang bisa salah selama konser. Akankah remaja Anda tahu bagaimana menanggapi jika orang banyak mulai keluar dari kendali? Apakah remaja Anda tahu bagaimana menangani situasi darurat, seperti evakuasi acara? Penting untuk memastikan bahwa anak remaja Anda memiliki pengetahuan dan kedewasaan untuk menangani masalah tanpa panik.
Penting juga untuk mempertimbangkan kemampuan remaja Anda untuk melawan tekanan teman sebaya . Terkadang, konser menawarkan alkohol, obat-obatan, dan berbagai peluang bagi remaja untuk membuat pilihan yang buruk. Sebelum mengirim remaja Anda ke konser, pastikan Anda dapat membuat pilihan yang baik, di tengah kegembiraan.
4. Siapa yang Pergi Bersama Remaja Anda?
Penting untuk mempertimbangkan siapa yang akan menghadiri konser bersama anak remaja Anda. Apakah Anda percaya bahwa teman remaja Anda dapat membuat keputusan yang baik? Jika tidak, konser mungkin bukan tempat yang baik bagi mereka untuk tidak dipantau.
Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan alternatif untuk mengizinkan anak remaja Anda menghadiri konser yang benar-benar tidak didalangi. Misalnya, apakah ada saudara yang lebih tua atau pengasuh tepercaya yang bisa pergi?
Bisakah Anda menghadiri konser dengan perjanjian bahwa Anda akan tinggal beberapa baris di belakang remaja Anda? Pilihan ini dapat membantu Anda merasa lebih percaya diri tentang kehadiran konser remaja Anda.
5. Apakah Remaja Anda Siap untuk Lebih Banyak Kebebasan?
Perilaku remaja Anda harus menjadi faktor terbesar saat membuat keputusan. Kemampuan remaja Anda untuk mengikuti aturan dan berperilaku secara bertanggung jawab adalah tanda bahwa dia siap untuk lebih bebas .
Namun, jika Anda tidak dapat mempercayainya untuk mengatakan yang sebenarnya, atau dia tidak mengikuti aturan Anda, ia mungkin belum cukup dewasa untuk menambahkan tanggung jawab. Jika Anda memutuskan bahwa remaja Anda belum siap untuk melakukan petualangan besar seperti itu, jelaskan perilaku apa yang perlu Anda lihat darinya agar dia tahu kapan dia siap.
Jelaskan bahwa ketika dia menunjukkan bahwa dia dapat menangani tanggung jawabnya saat ini, Anda akan tahu dia siap untuk lebih bebas.