10 Cara untuk Mendisiplin Balita

Manajemen Perilaku untuk 2 dan 3 Tahun

Balita senang untuk mulai menegaskan kemandirian mereka. Mereka sering menggunakan kemampuan bicara baru mereka untuk mengatakan, "Tidak!" Dan menggunakan keterampilan motorik mereka yang meningkat untuk menentang arahan Anda. Meskipun balita bisa banyak bekerja, menonton mereka tumbuh dan berkembang bisa sangat menarik.

Balita memiliki kebutuhan disiplin yang spesifik. Mereka membutuhkan disiplin yang membantu menumbuhkan kemandirian mereka sementara masih mengajar perilaku yang sesuai secara sosial.

1. Ubah Lingkungan

Balita bisa menjadi makhluk kecil yang ingin menyentuh, melempar, dan menggedor semuanya. Tidak masuk akal untuk mengharapkan mereka untuk menjaga tangan mereka sendiri. Ubah lingkungan sehingga anak Anda dapat bermain dan menjelajah dengan aman.

Gunakan penutup stopkontak, berikan padding pada sudut-sudut tajam, dan keluarkan benda-benda yang bisa pecah. Anda akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mendisiplinkan anak Anda ketika ia dapat menjelajahi ruangan dengan aman.

2. Buat Rutinitas

Buat jadwal untuk membantu menyediakan struktur untuk hari batita Anda. Cobalah untuk menjaga waktu tidur siang, waktu makan, waktu bermain, dan waktu tidur dan konsisten. Tubuh anak Anda akan semakin terbiasa dengan jadwal ketika ia tahu kapan harus mengharapkan kegiatan sehari-harinya.

Bantu transisi balita Anda dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya dengan memberi peringatan. Menceritakan kepada anak Anda, “Dalam beberapa menit, sudah saatnya bersiap-siap untuk mandi Anda,” dapat membantu mengurangi masalah perilaku ketika Anda berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya.

3. Rencanakan Acara Dengan Demikian

Rencanakan acara Anda di komunitas dengan hati-hati. Perjalanan Anda ke toko akan jauh lebih berhasil jika anak Anda cukup makan dan beristirahat dengan baik. Kapan pun memungkinkan, cobalah untuk membawa anak Anda ke dalam komunitas ketika ia mungkin berada dalam kondisi terbaiknya.

4. Redirect Misbehavior

Gunakan rentang perhatian pendek balita Anda untuk keuntungan Anda.

Jika anak Anda melakukan sesuatu yang Anda tidak ingin dia lakukan, fokus kembali perhatiannya pada sesuatu yang lain. Tunjukkan padanya sebuah benda atau titik ke benda lain di ruangan itu dan kemungkinan dia akan menjatuhkan apa yang dia lakukan.

5. Buat Aturan dan Tunjukkan Balita Anda Cara Mengikuti Mereka

Buat beberapa aturan rumah tangga sederhana dan terapkan secara konsisten. Misalnya, jika Anda memiliki balita yang tidak mengerti cara memandikan kucing dengan lembut, katakan, "Sentuhan lembut," dan tunjukkan padanya cara merawat kucing dengan lembut.

Balita perlu sering mengingatkan dan harus berlatih berulang-ulang. Gunakan bahasa yang sama setiap kali untuk membantu memperkuat ke balita Anda bagaimana mengikuti aturan.

6. Berikan Penjelasan Cepat

Berikan penjelasan singkat untuk balita Anda saja. Balita tidak memiliki rentang perhatian yang cukup panjang untuk mendengarkan penjelasan panjang tentang mengapa mereka tidak harus melakukan sesuatu.

Berikan kalimat singkat, seperti, “Tidak memukul. Itu menyakitkan saya. ”Seiring perkembangan bahasa anak Anda, Anda dapat mulai menggunakan penjelasan yang lebih rinci.

7. Abaikan Misbehavior Ringan

Balita sering menunjukkan perilaku mencari perhatian. Temper tantrum , merengek , dan menjerit sering bisa menjadi lebih buruk jika Anda membayar banyak perhatian pada mereka. Terkadang perhatian memberikan penguatan positif yang mendorong perilaku ini untuk berlanjut.

Sebagian besar balita tidak dapat menangani duduk di kursi untuk waktu keluar dengan sukses. Alih-alih menggunakan waktu resmi, pengabaian aktif bisa menjadi cara efektif untuk menghentikan perilaku.

8. Model Perilaku yang Sesuai

Balita belajar bagaimana berperilaku dengan memperhatikan orang-orang di sekitar mereka. Buat model perilaku yang ingin Anda lihat dari anak Anda dan itu bisa menjadi cara tercepat untuk mengajarinya keterampilan baru.

Misalnya, daripada mengulangi berulang kali kepada anak Anda bahwa dia harus mengatakan, "tolong," dan "terima kasih," tunjukkan anak Anda bagaimana menggunakan sopan santun ini dengan memodelkannya. Ketahuilah bahwa anak Anda juga dapat mengambil kebiasaan buruk jika dia melihat Anda melakukannya.

9. Hapus Anak Anda dari Situasi

Terkadang yang terbaik adalah menyingkirkan anak Anda dari situasi tersebut. Jika balita Anda tidak dapat mempertahankan perilaku yang pantas di toko kelontong, Anda mungkin harus mengakhiri perjalanan belanja Anda lebih awal.

Balita dapat menjadi mudah diremajakan secara berlebihan dan kadang-kadang mengalami kesulitan mendapatkan kembali ketenangan mereka. Terkadang, istirahat sejenak dari lingkungan yang menstimulasi dapat membantu mereka tenang. Di lain waktu, Anda mungkin harus mencoba lagi di lain hari.

10. Puji Perilaku Baik

Balita sangat menerima pujian. Puji perilaku yang baik dan Anda akan mendorong anak Anda untuk mengulangi perilaku tersebut. Puji kemampuan anak Anda untuk bermain dengan tenang, kesediaannya untuk mengambil mainannya, dan keinginannya untuk melakukan semuanya sendiri.