Tip Pencegahan Penindasan untuk Reses Monitor

Pelajari cara mengurangi penindasan di taman bermain

Bagi banyak anak, waktu istirahat adalah waktu terbaik di sekolah. Mereka dapat terhubung dengan teman-teman, berpartisipasi dalam aktivitas fisik dan mendapatkan udara segar. Tetapi ini juga saat ketika penindasan dapat terjadi. Dengan jumlah anak-anak yang begitu banyak dan jumlah orang dewasa yang terbatas, reses sering menjadi titik panas untuk insiden bullying. Tetapi tidak harus seperti itu.

Dengan evaluasi yang tepat dari program reses sekolah dan pelatihan yang efektif dari pengawas istirahat, reses dapat menjadi bagian produktif dari setiap hari siswa.

Bahkan, sebuah penelitian dari Mathematica Policy Research dan Stanford University menemukan bahwa program reses yang efektif tidak hanya mengurangi bullying, tetapi juga meningkatkan perilaku siswa dan memfasilitasi pembelajaran. Selain itu, program reses yang efektif dapat menyamai gangguan yang lebih sedikit selama kelas dan lebih banyak waktu untuk mengajar dan belajar. Untuk membantu membuat program reses sekolah Anda lebih efektif, berikut adalah sebelas kiat pencegahan bullying untuk pengawas istirahat.

Evaluasi Program Reses dan Playground Sekolah

Carilah titik-titik buta di mana intimidasi mungkin terjadi di luar pandangan orang dewasa. Lakukan penyesuaian pada area bermain jika ada tempat di mana anak-anak berada di luar garis penglihatan atau di luar jangkauan pendengaran. Juga, pertimbangkan untuk menunjuk area tertentu untuk game tertentu. Misalnya, jika ada area yang ditetapkan untuk bermain tag atau lompat tali, ini akan mengurangi beberapa bentrokan tempat bermain di luar angkasa.

Tingkatkan Pengawasan Orang Dewasa

Kebanyakan bullying terjadi ketika orang dewasa tidak ada.

Akibatnya, penting bahwa pengawas istirahat tidak hanya terlihat oleh siswa, tetapi juga memperhatikan apa yang terjadi di sekitar mereka. Pertimbangkan pengawas reses beredar secara berkala di seluruh area taman bermain dan perimeternya. Pilihan lain adalah menetapkan supervisor untuk mengatur area.

Gunakan Pengawasan Aktif

Dengan pengawasan aktif, pengawas reses terus-menerus bersirkulasi melalui area yang ditugaskan daripada berkumpul di satu area dan mengobrol di antara mereka sendiri atau bergulir melalui media sosial. Ketika mereka bersirkulasi, pengawas harus memuji perilaku positif dan membantu anak memecahkan masalah jika perlu.

Berikan Pelatihan

Setelah perubahan dibuat untuk kebijakan taman bermain, latih supervisor tentang cara memantau taman bermain secara efektif. Pastikan mereka tahu apa yang dimaksud dengan bullying dan bagaimana merespons secara efektif. Ajarkan mereka bagaimana menghadapi perkelahian fisik dan situasi bermain berbahaya lainnya.

Menetapkan Metode Komunikasi

Pastikan monitor Anda memiliki cara untuk mengoordinasikan pengawasan dan meminta dukungan tambahan bila diperlukan. Beberapa sekolah menggunakan radio genggam sementara yang lain menggunakan berbagai perintah peluit. Misalnya, tiga peluit pendek akan menandakan bahwa bantuan diperlukan di area tertentu.

Pegang Majelis

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menginformasikan siswa dan guru tentang perubahan pada kebijakan istirahat. Ini juga saat yang tepat untuk melampaui ekspektasi dan aktivitas bermain. Komentar khusus tentang masalah bullying dan mendorong pengamat untuk melaporkan insiden .

Memandu Perilaku Bermain Anak

Misalnya, usulkan kegiatan sesuai usia untuk anak-anak selama jam istirahat sekolah. Jika anak-anak berkumpul di suatu area tetapi tidak benar-benar bermain, mintalah seorang penyelia menyarankan beberapa permainan yang dapat mereka ikuti sebagai gantinya. Menyediakan setidaknya satu aktivitas terstruktur akan sangat membantu dalam mendorong permainan kooperatif dan permainan kasar dan intimidasi.

Perlakukan Siswa dengan Kehangatan dan Rasa Hormat

Pengawas reses, seperti orang dewasa lainnya di sekolah, perlu berkomunikasi bahwa mereka tersedia untuk mendengarkan dan membantu siswa. Secara umum, anak-anak memiliki kesulitan untuk melaporkan bullying . Jika monitor reses memberi kesan bahwa mereka tidak ingin diganggu, maka penindasan kemungkinan akan tidak dilaporkan.

Bedakan Antara Konflik Normal dan Bullying

Konflik adalah bagian kehidupan yang normal tetapi bullying tidak. Penting bahwa pengawas reses dapat membedakan antara perilaku kasar dan penindasan . Terlebih lagi, label semua perilaku berarti "bullying" mengurangi signifikansi bullying ketika itu benar-benar terjadi. Pastikan monitor Anda dilatih untuk mengidentifikasi kedua jenis perilaku tersebut.

Ambil Tindakan Segera

Kegagalan untuk segera merespon ketika penindasan terjadi mengkomunikasikan bahwa itu bukan masalah besar. Selain itu, kelambanan akan menyebabkan intimidasi meningkat di sekolah, khususnya saat istirahat. Pengganggu percaya bahwa mereka dapat lolos dengan lebih dan target percaya bahwa tidak ada yang akan campur tangan. Jika Anda mengirim pesan yang salah, akhirnya waktu istirahat akan menjadi lebih kacau.

Sebuah Kata dari Keluarga Sangat Baik

Ingat bahwa ketika penindasan terjadi, itu berdampak pada pembelajaran di sekolah. Akibatnya, upaya untuk mengatasi dan mencegah bullying di sekolah akan meningkatkan keberhasilan akademis sekolah Anda. Studi yang tak terhitung jumlahnya menunjukkan bahwa intimidasi berdampak negatif terhadap pembelajaran bagi semua siswa - bahkan bagi para pengamat . Jika Anda ingin sekolah Anda sukses secara akademis, pastikan Anda menangani bullying di taman bermain.