Teknik Disiplin Berbasis Batas

Disiplin yang Berfokus pada Menetapkan Batas dan Menetapkan Batas

Disiplin berbasis batas adalah salah satu dari lima tipe utama strategi disiplin . Teori di balik disiplin berbasis-batas itu sederhana — anak-anak bersikap ketika mereka merasa aman.

Boundary-based discipline melibatkan penetapan batas yang jelas yang menunjukkan kepada anak-anak apa yang boleh mereka lakukan dan apa yang ada di luar batas. Kemudian, ketika anak-anak tahu apa konsekuensinya untuk melangkah keluar dari batas, mereka akan lebih patuh.

Menurut disiplin berdasarkan batas, anak-anak akan menguji batas untuk melihat bagaimana pengasuh akan bereaksi. Tapi, ketika mereka tahu batas dan konsekuensinya, mereka cenderung untuk menguji pengasuh mereka. Akibatnya, masalah perilaku berkurang.

Contoh Pengujian Batas

Anak-anak dari segala usia sering menikmati menguji batas untuk melihat apa yang bisa mereka dapatkan. Berikut ini beberapa contoh umum tentang cara-cara anak-anak menguji batas:

Teknik Disiplin Berbasis Batas

Boundary-based discipline menggunakan berbagai teknik disiplin untuk mengatasi pelanggaran aturan. Berikut adalah beberapa strategi disiplin berbasis batas yang umum:

Tetap Lakukan Disiplin Anda

Konsistensi adalah komponen kunci dari disiplin berbasis batas. Membengkokkan aturan atau menyerah setelah Anda katakan bisa membuat masalah perilaku menjadi lebih buruk. Ketika Anda mengikuti dengan konsekuensi untuk setiap pelanggaran aturan, anak Anda akan percaya bahwa Anda adalah pemimpin yang baik dan dia akan merasa aman dalam perawatan Anda, yang penting jika Anda ingin dia mengelola perilakunya dengan baik.

> Sumber:

> GreatSchools.org: Apa Gaya Disiplin Anda?

> Winkler JL, Walsh ME, Blois MD, Maré J, Carvajal SC. Disiplin yang Baik: Mengembangkan Model Konseptual dari Pendekatan Disiplin Sekolah yang Menjanjikan. Evaluasi dan Perencanaan Program . 2017; 62: 15-24.