Solusi untuk 5 Masalah Disiplin Umum Terkait Makanan

Disiplin Strategi untuk Mengatasi Kebiasaan Makan Anak Anda

Banyak masalah perilaku anak berpusat di sekitar makanan dan makanan. Mengatasi masalah perilaku ini membutuhkan intervensi yang hati-hati.

Anak-anak dibombardir dengan pesan campuran tentang obesitas. Media memaparkan anak-anak pada banyak iklan untuk makanan yang tidak sehat. Pada saat yang sama, para aktor yang membahas makanan tidak sehat biasanya langsing dan langsing.

Ada juga penekanan besar untuk makan sehat.

Untuk beberapa anak, diskusi tentang makan sehat dapat dilakukan terlalu jauh. Rasa takut bertambahnya berat badan dapat menyebabkan gangguan makan pada banyak orang, termasuk anak-anak kecil.

Masalah perilaku terkait makanan lainnya kurang serius. Mereka dapat diatasi dengan beberapa perubahan dalam strategi disiplin dan dapat membantu anak-anak belajar bagaimana menjaga berat badan yang sehat sementara masih menikmati makanan dalam jumlah sedang.

1. Kurangnya Dinner Table Manners

Kurangnya sopan santun meja adalah masalah umum di antara orang tua. Masalah dapat berkisar dari seorang anak yang tidak duduk diam kepada seorang anak yang merupakan pemakan yang lambat secara terus-menerus.

Salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengatasi masalah perilaku waktu makan adalah membuat aturan rumah tangga untuk meja makan sebelumnya. Buat aturan yang jelas tentang harapan Anda dan diskusikan konsekuensi untuk melanggar peraturan sebelumnya.

Tindak lanjuti dengan konsekuensi secara konsisten. Anda juga dapat membuat sistem hadiah untuk memotivasi anak-anak agar mengikuti aturan dengan tepat.

Cara Membuat Aturan untuk Waktu Mealtimes

2. Menolak Makan Apa yang Disajikan

Itu bisa membuat frustasi ketika seorang anak menolak makan apa pun yang Anda siapkan untuk makan malam. Seringkali, perebutan kekuasaan terjadi karena orang tua yang frustrasi mencoba untuk mendapatkan anak-anak untuk makan diet seimbang. Namun, jika Anda tidak berhati-hati, kebiasaan makan pemilih dapat semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Sangat penting untuk menghindari perebutan kekuasaan jika anak Anda menolak makan makanan tertentu. Jika tidak, Anda mungkin secara tidak sengaja memperkuat kebiasaan makan pemilih anak-anak.

Juga, pastikan untuk mengesampingkan alasan yang mendasari untuk kebiasaan makan pemilih. Seorang anak yang menolak untuk makan tekstur atau jenis makanan tertentu mungkin memiliki beberapa masalah sensorik yang mendasari atau defisit keterampilan motorik. Bicaralah dengan dokter anak Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kebiasaan makan anak Anda.

Cara Menghindari Daya Struggles dengan Picky Eater

3. Mengklaim untuk Selalu Lapar

Beberapa anak mengalami kesulitan mengenali saat mereka lapar secara fisik. Mereka mungkin membingungkan kebosanan, kecemasan, atau bahkan kegembiraan karena kelaparan. Mereka juga dapat mengacaukan sinyal tubuh mereka yang kelelahan atau haus akan kelaparan.

Penting untuk mengajari anak-anak menggunakan makanan untuk mengisi tubuh mereka dan berhenti makan ketika mereka kenyang. Hanya karena seorang anak meminta camilan lain atau bantuan kedua tidak berarti dia membutuhkannya. Sebagai gantinya, tetapkan batas dengan makanan dan bantu anak Anda belajar mengenali kapan tubuhnya membutuhkan bahan bakar dan ketika tidak.

Cara Menetapkan Batas dengan Makanan untuk Menjaga Anak Sehat

4. Memfokuskan Terlalu Banyak pada Makanan

Seorang anak yang terlalu banyak berfokus pada makanan mungkin makan terlalu banyak. Anak-anak yang gigih makan mungkin terus bertanya apa yang sedang disajikan saat makan berikutnya.

Di lain waktu, anak-anak mungkin terlalu fokus pada makanan karena takut menjadi kelebihan berat badan. Mereka mungkin takut memakan terlalu banyak kalori dan mungkin menghindari makan kelompok makanan tertentu.

Bantu anak Anda mengembangkan sikap yang realistis dan sehat terhadap makanan. Peran model kebiasaan makan yang sehat dan beri penekanan pada kesehatan, bukan pada asupan kalori.

Disiplin strategi untuk Mendorong Anak Anda untuk Mengembangkan Hubungan Sehat dengan Makanan

5. Makan terlalu banyak

Obesitas adalah masalah di banyak keluarga. Ini dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang menghancurkan bagi anak-anak. Itu juga dapat mempengaruhi kehidupan sosial mereka.

Jika anak Anda kelebihan berat badan, ambil tindakan untuk membantunya menurunkan berat badan yang sehat.

Dorong anak Anda untuk berolahraga, makan secukupnya, dan membuat pilihan makanan sehat.

Disiplin strategi untuk Mencegah Anak Menjadi Kegemukan