Ketidakmampuan belajar biasanya tidak didiagnosis sampai siswa telah di sekolah selama sekitar dua tahun, tetapi sering ada tanda-tanda awal kecacatan yang orang tua mungkin perhatikan. Lebih penting lagi, ada juga strategi dan sumber daya yang dapat membantu.
1 -
Ketahui Risiko dan KontributorKehadiran faktor risiko dini tidak secara pasti menyebabkan seorang anak memiliki ketidakmampuan belajar, tetapi ini menunjukkan kebutuhan untuk memantau kebutuhan intervensi dini.
- Riwayat keluarga ketidakmampuan belajar;
- Cedera dan penyakit jangka panjang yang mempengaruhi perkembangan saraf;
- Penyalahgunaan zat orangtua;
- Perawatan medis dan nutrisi prenatal yang buruk;
- Cedera sebelum kelahiran atau komplikasi persalinan;
- Paparan racun lingkungan seperti timbal atau jamur beracun;
- Kemiskinan; dan
- Pelecehan dan penelantaran.
Penting untuk memahami bahwa tidak semua ketidakmampuan belajar terjadi karena kebiasaan pralahir yang buruk. Untungnya, bagaimanapun, banyak risiko pranatal dapat dicegah .
2 -
Penundaan Anak Usia Dini Harus DipantauKeterlambatan Perkembangan dalam hal-hal berikut dapat menyarankan potensi untuk ketidakmampuan belajar:
- Motor Kotor - Gerakan otot besar seperti berdiri, berjalan, atau menarik ke atas;
- Fine Motor - Gerakan otot kecil seperti menggenggam benda, menggerakkan jari tangan dan kaki;
- Komunikasi - Kemampuan untuk memahami bahasa atau menggunakan ucapan;
- Keterampilan Kognitif - Kemampuan untuk berpikir dan memecahkan masalah; dan
- Sosial / Emosional - Kemampuan untuk berinteraksi secara tepat dengan orang lain dan menunjukkan respons emosional yang tepat.
3 -
Tanda-tanda Potensi Ketidakmampuan Belajar: Ketika Penundaan Merupakan MasalahTonggak perkembangan dicapai pada tingkat yang dapat diprediksi, tetapi perbedaan ringan dalam perkembangan di antara anak-anak adalah normal. Akibatnya, penundaan moderat tidak selalu menunjukkan masalah. Penting untuk menyadari tingkat perkembangan khas untuk bayi dan anak usia dini sehingga Anda dapat mencatat kapan penundaan mungkin terjadi.
- Kelahiran hingga Enam Bulan ;
- Delapan belas hingga Dua Puluh Empat Bulan
- Dua puluh empat hingga tiga puluh enam bulan
4 -
Pemeriksaan Rutin Dapat Mendeteksi Kelainan dan Keterlambatan BelajarDokter anak Anda akan memeriksa bayi Anda saat lahir untuk memeriksa tanda-tanda vital dan respons anak Anda terhadap berbagai rangsangan. Selama pemeriksaan rutin, sepanjang perkembangan awal anak Anda, dokter akan memeriksa dan memantau perkembangan fisik anak Anda, fungsi kognitif , penglihatan , ucapan, dan bahasa. Simpan catatan dan pertanyaan untuk berbagi kekhawatiran Anda. Jika ada bukti masalah, rujukan akan dilakukan pada saat itu kepada spesialis intervensi awal untuk evaluasi dan pengobatan jika perlu.
5 -
Tanda-tanda Ketidakmampuan Belajar Dapat Dilihat di SekolahSetelah beberapa bulan pertama prasekolah, jadwalkan pertemuan dengan guru anak Anda. Bagikan kekhawatiran Anda, dan tanyakan apakah anak Anda berada pada jalur perkembangan dibandingkan dengan anak-anak lain. Distrik sekolah umum menyediakan penyaringan dan penilaian untuk menentukan apakah ada keterlambatan perkembangan. Jika demikian, seorang administrator sekolah akan bertemu dengan Anda untuk mendiskusikan opsi intervensi dini yang tersedia untuk Anda. Rencana pendidikan perorangan, atau layanan keluarga yang serupa, akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhannya.
6 -
Kenali Ketidakmampuan Belajar sebagai Keterampilan Dasar yang DiajarkanAnak-anak terus berkembang pada tingkat yang berbeda di tahun-tahun sekolah dasar. Pada tahun ketiga, anak-anak harus dapat membaca buku-buku bab sederhana di tingkat kelas, menulis kalimat sederhana, menambah, mengurangi, dan mulai berkembang biak. Siswa tidak dapat melakukan tugas ini dengan akurasi lengkap. Adalah normal untuk beberapa pembalikan surat dan penulisan cermin untuk muncul dalam pekerjaan mereka. Sebagian besar siswa akan belajar untuk memperbaiki kesalahan ini dengan instruksi.
7 -
Ketidakmampuan Belajar Tunjukkan Sendiri dalam Berbagai CaraPada kelas tiga, curiga masalah ketika anak Anda:
- Tidak menghubungkan huruf dan suara;
- Tidak dapat membaca teks tingkat kelas;
- Tidak bisa mengerti apa yang dia baca;
- Tidak dapat memahami konsep angka;
- Tidak mengerti bahwa angka mewakili kuantitas;
- Tidak dapat membentuk huruf atau mengingat huruf mana yang memiliki bunyi;
- Memiliki kesulitan mengikuti arah, bahkan dengan bantuan;
- Memiliki ingatan yang buruk;
- Memiliki kesulitan berkomunikasi dengan teman sebaya dan orang dewasa;
- Tidak dapat mengulang informasi atau menyalin item;
- Memiliki kesulitan mengikuti garis saat memotong; dan
- Memiliki kesulitan dengan perhatian atau perilaku.
8 -
Apakah Masalah Belajar Anak Anda Parah?Buat catatan tentang kekhawatiran Anda untuk dibagikan dengan guru anak Anda. Simpan sampel kerja, dan pelajari ini dengan guru. Jika Anda menduga anak Anda memiliki kecacatan, tanyakan kepada guru, kepala sekolah, atau konselor tentang penilaian untuk menentukan apakah anak Anda memiliki kecacatan. Mereka akan membantu Anda melalui kegiatan penyaringan apa pun, proses penilaian , dan menyelesaikan rujukan untuk anak Anda.