Bagaimana Acara Hidup yang Menantang Mempengaruhi Perilaku Anak

Orang tua memimpikan masa kecil yang indah bagi anak-anak mereka. Kenyataannya adalah, bagaimanapun, adalah bahwa kehidupan seorang anak dapat sama stresnya dengan orang dewasa, tergantung pada keadaan - tetapi seorang anak tidak sepenuhnya siap untuk menangani stres ini secara sehat.

Setiap anak bereaksi berbeda terhadap peristiwa yang menimbulkan stres, apakah itu perceraian, kematian keluarga, kesulitan di sekolah atau langkah besar.

Anak Anda membutuhkan bantuan Anda untuk memproses stres ini. Langkah pertama bagi Anda, sebagai orang tua, adalah mengenali tanda-tanda peringatan bahwa anak Anda sedang berjuang.

Carilah Tanda-Tanda Stres

Karena efek fisiologis pada otak anak, stres memicu respons "lawan atau lari" yang mungkin bermanfaat dalam jangka pendek - seperti mempersiapkan tes - tetapi berbahaya dalam jangka waktu yang lama. Mengingat otak anak Anda dalam periode perkembangan yang cepat, respons hormonal ini dapat merusak kemampuan dan perilaku belajar.

Jika anak Anda yang biasanya berperilaku baik tiba-tiba mulai melampiaskan amarah atau mendapat masalah di sekolah, itu bisa menjadi tanda bahwa dia stres . Tanda-tanda perilaku bahwa seorang anak mengalami stres termasuk kemarahan , ketidakmelekatan, perilaku agresif , mantra menangis, pembangkangan, dan mengadu .

Ada sejumlah tanda non-perilaku juga. Mengompol, keluhan sakit fisik seperti sakit perut atau sakit kepala, dan masalah akademik.

Menanggapi Misbehavior

Ada garis halus antara pemahaman di mana perilaku anak Anda berasal dan memaafkannya mengikuti aturan. Akui perasaan anak Anda, tetapi jelaskan bahwa ada cara-cara sehat untuk mengatasi emosi yang tidak nyaman . Ajarkan anak Anda cara yang tepat untuk mengatasi kecemasan, frustrasi, dan kemarahan.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memilih untuk pergi atau menolak untuk terlibat. Tetapi jangan mengabaikan kebutuhan anak Anda akan kasih sayang. Tunjukkan cinta ekstra pada anak Anda selama periode stres ini, bahkan ketika ia mencoba saraf terakhir Anda.

Kurangi Stres Anak Anda

Pikirkan tentang bagaimana Anda mengurangi stres dalam kehidupan Anda sendiri: kegiatan santai seperti mandi busa? Banyak latihan? Waktu yang baik dengan teman-teman? Semua gagasan ini dapat diterapkan pada anak-anak juga.

Bantu anak Anda mengatasi stres dengan mendorong pereda stres yang sehat. Kadang-kadang, anak Anda mungkin tidak ingin berbicara dengan Anda - tetapi berada di ruangan yang sama bersama-sama mungkin cukup untuk menunjukkan kepadanya bahwa Anda peduli. Menghabiskan waktu bersama adalah hal yang sangat penting jika situasi yang menekan terkait dengan perceraian atau kematian.

Jika stres berasal dari kecemasan yang tidak diketahui - seperti pindah ke kota baru atau memulai di sekolah baru - bantu anak Anda memahami apa yang akan terjadi. Bicarakan tentang apa yang diharapkan dan siapkan anak Anda sebaik mungkin, dengan melihat foto-foto kota baru atau dengan bermain di taman bermain di sekolah baru sebelumnya.

Entah Anda membawa pulang bayi baru atau Anda pindah ke lingkungan yang lebih baik, pengalaman positif dapat menjadi stres bagi anak juga.

Segala jenis perubahan dapat sangat mengganggu kesehatan anak Anda untuk sementara waktu.

Hindari Terlalu Banyak Waktu Layar

Anda mungkin berpikir bahwa membanting anak di depan TV untuk sedikit bersantai adalah solusi yang sangat baik, terutama jika si kecil sering memohon untuk waktu menonton.

Tetapi menonton TV atau bermain video game sebenarnya bukan bersantai. Anak-anak merespons lebih baik teknik relaksasi yang lebih proaktif - seperti olahraga atau meditasi.

Ketika Anda mengizinkan waktu di layar, perhatikan bagaimana beberapa program sebenarnya dapat membuat anak Anda lebih stres. Berita malam, misalnya, dipenuhi dengan kisah-kisah bencana alam dan kejahatan kekerasan.

Pastikan waktu layar anak Anda hanya mencakup konten sesuai usia.

Cari Bantuan Profesional

Sebagai orang tua, Anda mungkin memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi banyak masalah yang terkait dengan stres. Namun, jika Anda merasa bahwa terlalu banyak yang harus ditangani, jangan takut untuk mencari bantuan profesional .

Apakah sumber stres jangka pendek atau panjang, kunjungan ke ahli kesehatan mental bisa menjadi apa yang dibutuhkan anak Anda untuk mengatasi dan kembali ke dirinya yang normal dan penuh cinta. Terkadang, beberapa kunjungan singkat ke profesional dapat memastikan anak Anda memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi situasi stres apa pun yang Anda hadapi.