Cara untuk Membantu Anak Anda Belajar Membaca
Suara vokal panjang adalah salah satu keterampilan membaca pertama anak Anda akan terkena dalam program pembelajaran berbasis phonics . Hubungan antara bunyi dan ejaan bisa menjadi konsep yang sulit untuk dipahami pada awalnya. Ini mengharuskan anak-anak untuk memahami bahwa kombinasi huruf tertentu dapat membuat vokal pendek atau panjang (seperti "pin" dan "pinus") dan variasi ejaan yang berbeda dapat berakhir dengan membuat suara yang sama persis (seperti "hujan" dan "tanggal" ).
Berikut ini adalah primer untuk membantu orang tua mengidentifikasi tujuan dan tantangan mengajar vokal panjang kepada anak-anak (dan cara mereka dapat berpartisipasi):
1 -
Memahami Vokal Panjang dan Silent "E"Vokal panjang adalah vokal di mana bunyi huruf A, E, I, O, dan U cocok dengan nama surat yang diucapkan. Mereka biasanya diajarkan dari prasekolah sampai kelas satu.
Seringkali, kata dengan vokal pendek diubah menjadi vokal panjang dengan menempatkan huruf "e" diam di akhir kata. Sebagai contoh:
- Dengan menambahkan "e," "mat" menjadi "mate."
- Dengan menambahkan "e," "menang" menjadi "anggur."
- Dengan menambahkan "e," "hop" menjadi "harapan."
- Dengan menambahkan "e," "bak" menjadi "tabung."
Satu pengecualian adalah huruf "e," di mana penambahan aturan "e" diam tidak berlaku.
Ada banyak pengecualian serupa yang dapat menyebabkan kebingungan anak saat pertama kali memulai. Ini membutuhkan guru untuk melakukan instruksi untuk menguraikan setiap aturan dan pengecualian secara individual. Dengan bekerja sama dengan guru, Anda, sebagai orang tua, dapat mulai membantu di rumah.
2 -
Memahami Tim VokalTim vokal mengacu pada penggunaan dua vokal berurutan untuk menciptakan bunyi vokal panjang tunggal. Suara vokal panjang biasanya berhubungan dengan vokal pertama dalam urutan. Sebagai contoh:
- Menggunakan "ai" untuk membuat kata "tunggu"
- Menggunakan "ea" untuk membuat kata "daging"
- Menggunakan "oa" untuk membuat kata "perahu"
Ketika seorang anak mulai belajar vokal panjang, instruksi umumnya akan dibatasi menjadi satu kata kata. Kata-kata yang lebih panjang dan aturan yang lebih kompleks (seperti "Aku sebelum E kecuali setelah C") biasanya akan diperkenalkan di kelas dua atau sesudahnya.
3 -
Ganda "E" dan Ganda "O"Anak itu juga akan diajari bahwa vokal ganda yang digunakan dalam kata-kata adalah "ee" dan "oo." Dari semua ini, hanya "ee" yang diucapkan sebagai vokal panjang dalam kata-kata seperti "domba," "roda," "bit," dan "lebah."
Sebaliknya, "oo" diucapkan dalam berbagai cara seperti "hoop", "lihat", "merenung," dan "boo."
4 -
Mengajarkan Vokal Pengecualian PanjangSalah satu aturan yang dapat dipelajari anak ketika memulai adalah vokal kadang-kadang bisa panjang jika diikuti oleh konsonan ganda. Ini adalah aturan yang menyenangkan bagi anak-anak untuk menguji ketika mereka mulai membaca. Sebagai contoh:
- Huruf "o" diikuti dengan "ll" bisa menjadi "jalan."
- Huruf "I" diikuti dengan "nd" dapat menjadi "baik."
- Huruf "a" diikuti dengan "ng" bisa menjadi "bang."
Tentu saja, ada banyak pengecualian terhadap aturan, dan itu bisa menjadi bagian yang menyenangkan. Dengan memilih ketidakkonsistenan, anak-anak dapat mulai secara intuitif mencari tahu bagaimana sebuah kata diucapkan ketika mereka berpindah dari membaca kata ke seluruh kalimat.
Jadi, bahkan jika kata-kata seperti "bernyanyi," "panjang," dan "bukit" tidak mematuhi aturan konsonan ganda, anak-anak akan cepat menguasainya ketika mereka menjadi lebih baik dalam melatih suara dan konteks sebuah kata di waktu yang sama.
5 -
Jika Anak Anda Memiliki Kesulitan Dengan Vokal PanjangJika anak Anda bergumul dengan suara vokal yang panjang, cobalah untuk tidak menekankannya. Anak-anak belajar pada tingkat yang berbeda dan biasanya akan mengejar jika Anda mengerjakannya di rumah. Flashcards adalah cara yang hebat dan menyenangkan untuk melakukan ini.
Di sisi lain, jika anak Anda tertinggal di belakang dan Anda khawatir ada masalah nyata, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
- Lihat dokter anak Anda dan dapatkan pemeriksaan fisik, termasuk tes penglihatan dan pendengaran. Jika ada indikasi gangguan pendengaran, Anda dapat menemui dokter spesialis dan mengeksplorasi jika ada gangguan pendengaran frekuensi.
- Jika Anda mencurigai masalah bahasa ekspresif atau reseptif , minta anak Anda diuji oleh ahli bicara dan ahli bahasa yang berkualitas .
- Anda juga dapat berbicara dengan guru anak Anda tentang skrining untuk ketidakmampuan belajar atau meminta rujukan untuk penilaian penuh untuk menentukan apakah anak Anda dapat memperoleh manfaat dari layanan pendidikan khusus.