Heelys — sepatu yang memiliki roda tersembunyi di belakang, sehingga anak-anak dapat berguling-guling (selain berjalan-jalan ) di samping berjalan dan berlari yang lebih tradisional — sangat menyenangkan bagi anak-anak. Mereka juga merupakan sumber risiko yang akan diminimalkan oleh orang tua cerdas.
Heely Injuries
Meskipun anak-anak jarang bergerak cepat menggunakan roda tumit, kelas yang dicari ini bukan tanpa risiko.
Mereka mungkin tidak lebih berbahaya daripada skateboard, skuter , atau sepatu inline, tetapi anak-anak tampaknya mendapatkan cedera yang sama ketika sedang terseok-seok. Dua penelitian medis menemukan bahwa anak-anak yang menggunakan Heelys kadang-kadang mengalami cedera serius termasuk "fraktur radius distal dan cedera siku" dan bahwa satu pasien bahkan mengalami cedera kepala yang memerlukan pembedahan.
Selain menempatkan anak-anak pada risiko cedera, studi menunjukkan bahwa berjalan di Heelys dengan roda (tetapi tidak skating) dapat mempengaruhi bagaimana anak-anak Anda berjalan. Sepatu itu menyebabkan "tekanan kaki depan dan rearfoot meningkat" dan "pemogokan tumit yang berkurang dan pemuatan kaki depan yang lebih cepat."
Mencegah Cedera pada Heelys
Sementara banyak anak-anak menggunakan Heelys mereka seperti sepatu inline, masalahnya adalah bahwa beberapa anak-anak memakai perlengkapan keselamatan ketika menggunakan Heelys mereka dalam mode skate. Produsen mengingatkan bahwa "sangat disarankan untuk mengenakan helm Heelys, pelindung pergelangan tangan, bantalan lutut, dan bantalan siku saat menggunakan sepatu skate Heelys Anda."
Untuk mencegah cedera dari Heelys, minta anak-anak Anda memakai peralatan keselamatan yang disarankan, lepaskan roda saat menggunakan Heelys dalam mode sepatu, dan jangan biarkan anak-anak Anda menggunakan Heelys mereka dalam mode skate di atau dekat lalu lintas, di permukaan yang tidak rata, atau di tangga.
Anda juga mungkin menghindari cedera dengan memberi tahu anak-anak Anda agar tidak pergi ke tempat-tempat padat dan tidak berguling lebih cepat daripada berjalan.
Meminimalkan Risiko Keselamatan Dengan Heelys
Untuk mengurangi risiko cedera pada anak Anda:
- Pastikan anak-anak Anda terhuyung-huyung di kaki ketika terengah-engah, dengan satu kaki di depan kaki yang lain — jika mereka tetap bersama, mereka kemungkinan akan jatuh
- Anak-anak harus selalu memakai peralatan keamanan pelindung, termasuk helm , pelindung pergelangan tangan, bantalan lutut, dan bantalan siku saat mengemudi, seperti seharusnya ketika menggunakan skateboard, skuter, atau sepatu inline
- Jangan biarkan roda di Heelys anak Anda sepanjang waktu, karena anak Anda mungkin tergoda untuk menggunakan Heelys dalam mode skate lebih impulsif, termasuk di tempat parkir, toko kelontong, atau mal, dan ketika ia kurang cenderung bersiaplah dan miliki alat pelindung
- Heelys berada di daftar Mainan Anti Bocor Dunia 2006 yang Menyerang "10 mainan terburuk"
- Jangan biarkan anak Anda menggunakan Heelys dalam mode skate di dalam rumah Anda karena kecelakaan tergelincir dan jatuh di rumah mungkin menyebabkan pecahan kaca, patah tulang atau cedera pada anggota keluarga yang terjebak di lampu depan kereta Heely yang berlabuh.
Mengenakan peralatan keamanan pelindung sangat penting ketika anak-anak Anda pertama kali mendapatkan Heelys mereka, seperti ketika kebanyakan cedera terjadi: ketika mereka belajar untuk menggunakan sepatu skate baru yang keren.
Sumber:
Beach et al. Heelys Injuries: Tinjauan atas Data Sistem Pengawasan Cedera Elektronik Nasional. Pediatr Emerg Care. 2009 Okt; 25 (10): 642-4.
Pengguna Sepatu Heely: Ambil Heed of Risks. Trisha Korioth. AAP News Vol. 28 No. 4 April 2007, hal. 29.
Lenehan dkk. Heely Injuries: Epidemi Baru yang Menjamin Peringatan Kesehatan Pemerintah! Cedera. 2007 Agustus; 38 (8): 923-5. Epub 2007 Jan 18.
Norem dkk. Kiprah Perubahan Dengan Penggunaan Heelys: Studi Kasus. J Am Podiatr Med Assoc. 2009 Mei-Juni; 99 (3): 247-50.
Oh D. Heelys Cedera pada Anak-Anak. - Singapore Med J - 01- MAY-2006; 47 (5): 373-5
Vioreanu dkk. Heelys and Street Gliders Injuries: Jenis Baru dari Pediatric Injury. Pediatri. 2007 Juni; 119 (6): e1294-8.