Bermain sensorik memiliki peran penting dalam pengembangan. Ketika Anda berbicara tentang indra, sebagian besar anak-anak di atas usia tertentu dapat mengoceh mereka tanpa masalah: penglihatan, penciuman, pendengaran, sentuhan, dan rasa. Setiap dan semua ini dapat dimasukkan ke dalam permainan sensorik.
Peran Bermain Sensorik
Bukan hanya anak-anak yang mengalami kesulitan dengan integrasi sensorik yang dapat mengambil manfaat dari permainan sensorik; semuanya anak-anak.
Ada kelompok-kelompok tertentu anak-anak, seperti mereka yang memiliki autisme atau mereka yang memiliki gangguan disfungsi integrasi sensorik yang memiliki kesulitan khusus untuk memahami dan mengatur semua rangsangan yang datang pada mereka melalui indra mereka. Sebenarnya, semua anak membutuhkan bantuan belajar bagaimana menggunakan indra mereka.
Sejak hari pertama mereka dilahirkan, anak-anak dirancang untuk menjelajahi dunia melalui indra mereka. Itu sebabnya bayi dan balita menyentuh segalanya dan meletakkan sesuatu di mulut mereka, dan mengapa anak-anak membuat suara lucu dengan mulut mereka dan bereksperimen dengan bagaimana dunia terdengar dengan jari-jari mereka menempel di telinga mereka. Itu sebabnya anak Anda berputar-putar sampai mereka begitu pusing, mereka jatuh, lalu bangun dan lakukan lagi.
Sensory Play Bukan Semua Tentang Touch
Beberapa orang, ketika mereka berpikir tentang permainan sensorik, segera membayangkan meja pasir dan air atau anak-anak bermain dengan tanah liat dan mainan, tetapi itu tidak semua tentang sentuhan; ini juga tentang indra lainnya.
Misalnya, aroma cuka yang tajam yang terlibat dalam eksperimen sains, warna air selama percobaan pencampuran warna, atau tekstur dan bau goresan dan lukisan mengendus adalah bagian yang menarik bagi indra anak Anda.
Eksplorasi sensorik adalah cara anak memeriksa, menemukan, mengkategorikan, dan memahami dunia, dan ini bermanfaat untuk memberi mereka kesempatan untuk bermain sensorik.
Sensory Play dan Keterampilan Bahasa
Bermain dengan berbagai jenis tekstur, selera, dan objek membantu anak Anda membangun cara baru berbicara tentang dunia. Tiba-tiba, pohon lebih dari pohon, itu pohon dengan kulit halus, atau pohon pinus dengan kulit kasar dan aroma pinus yang tajam. Air tidak hanya basah, itu bisa kasar (ombak), licin dengan gelembung, atau dingin dan tembus ketika dibekukan.
Selera juga bisa membangun basis bahasa anak Anda . Dia tidak lagi menginginkan hot dog untuk makan malam, tetapi dia ingin sesuatu yang tajam atau asin atau manis, tapi tentu saja tidak hambar atau pahit.
Sensorik Membantu Keterampilan Motorik Halus
Ada dua jenis keterampilan motorik utama yang dikembangkan anak Anda; keterampilan motorik halus dan keterampilan motorik kasar. Keterampilan motorik kasar berhubungan dengan koordinasi kelompok otot besar dan bertanggung jawab untuk aktivitas seperti berlari, berjalan, dll.
Keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang memerlukan kemampuan untuk menggunakan dan mengoordinasikan kelompok otot kecil dan penting untuk menulis, mengikat sepatu, mengancing, dan melakukan ripping, di antara hal-hal lainnya. Bermain sensorik sering melibatkan penggunaan dan membangun keterampilan motorik halus dengan mengeksplorasi hal-hal menggunakan gerakan mencubit, menuangkan, dan mengikat tali sepatu.
Sensory Play Is Calming
Anda mungkin telah memperhatikan bahwa anak Anda lebih tenang setelah waktu mandi atau itu, setelah sesi kasar terutama melompat-lompat di sekitar ruangan, membenturkan furnitur, menabrak tempat tidur atau ke bantal, anak Anda tampaknya lebih membumi.
Jenis permainan sensorik ini menenangkan anak-anak, karena membantu mereka mengatur ketidaknyamanan internal mereka, apakah ketidaknyamanan itu adalah kebosanan, kegelisahan, atau beberapa jenis agitasi lainnya.