Masalah dan Disiplin Perilaku 5 Tahun

Ada banyak penyebab masalah perilaku pada anak-anak berusia 5 tahun karena ada perbedaan individu dalam kepribadian dan preferensi anak-anak. Tetapi ketika datang untuk mendisiplinkan dan memperbaiki perilaku pada anak-anak berusia 5 tahun, orang tua memiliki keuntungan besar karena anak-anak usia ini jauh lebih verbal dan mampu bernalar dan mendiskusikan masalah dengan orang tua mereka.

Sebagai contoh, seorang anak berusia 5 tahun akan lebih mampu mengekspresikan perasaannya menggunakan kata-kata ketika dia frustrasi oleh sesuatu, sedangkan seorang balita mungkin melakukan tantrum karena dia belum memiliki keterampilan verbal untuk mengartikulasikan perasaannya. Demikian pula, orang tua dapat mendorong anak usia 5 tahun untuk berbicara tentang apa yang dapat menyebabkan perilaku yang tidak dapat diterima dan berdiskusi dengan cara anak mereka yang dapat membantunya membuat keputusan yang lebih baik.

Penyebab Umum Masalah Perilaku pada Anak Usia 5 Tahun

Beberapa anak usia 5 tahun mungkin bergumul dengan transisi ke taman kanak-kanak. Mereka mungkin mengalami kecemasan perpisahan atau khawatir tentang berinteraksi dengan rekan dan guru baru dan tidak dikenal. Mereka mungkin mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kelas di mana mereka akan diharapkan untuk memperhatikan, mengikuti petunjuk, dan berbagi serta bekerja sama dengan orang lain.

Masalah perilaku pada anak-anak usia ini mungkin juga berasal dari frustrasi, karena banyak anak-anak berusia 5 tahun mungkin ingin melakukan hal-hal yang belum bisa dilakukan oleh perkembangan mereka.

Beberapa anak usia ini mungkin ingin mencapai kesempurnaan — katakan, gambar rumah, atau Ibu atau Ayah dengan sempurna — dan menjadi tidak bahagia dan frustrasi dengan diri mereka sendiri jika mereka tidak mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

Anak usia lima tahun juga dapat menguji batas ketika mereka mencoba mengembangkan rasa kebebasannya. Anda mungkin melihat masalah perilaku, seperti berbicara balik atau menentang.

Pada saat yang sama, anak-anak berusia 5 tahun belum terlalu jauh dari usia prasekolah, dan umum untuk melihat anak-anak usia ini masih melakukan tantrum dan rengekan untuk mengekspresikan diri.

Cara Disiplin Anak Usia 5 Tahun

Cara terbaik untuk menangani disiplin anak usia 5 tahun adalah dengan memberi mereka pengingat yang konsisten tentang perilaku apa dan yang tidak dapat diterima dan apa yang diharapkan dari mereka. Penting juga untuk memahami bahwa anak-anak usia ini sedang memproses banyak informasi dan harapan baru, dan apa yang mungkin terlihat seperti penentangan sebenarnya adalah anak yang hanya terfokus pada aktivitas, dan tidak memiliki pengaturan diri untuk menarik diri dan transisi untuk sesuatu yang lain. Jika seorang anak berusia 5 tahun sedang berlama -lama atau tampaknya mengabaikan permintaan untuk, katakanlah, mengambil mainannya, dia mungkin terlalu asyik dalam kegiatan untuk mendengar Anda.

Saran disiplin lainnya yang perlu diingat:

  1. Tetap pendek dan manis. Anda tidak perlu masuk ke diskusi panjang tentang mengapa suatu perilaku tidak dapat diterima. Dengan anak kecil, yang terbaik adalah menjaga hal-hal sederhana dan spesifik.
  2. Jangan berharap terlalu cepat. Anak Anda yang berusia 5 tahun masih merupakan anak kecil dan mungkin masih jatuh kembali pada perilaku, seperti amarah dan kehancuran. Perlu diingat bahwa dia masih mengerjakan keterampilan seperti pengendalian diri dan disiplin diri, jadi jangan berharap dia bertindak seperti anak besar dalam semalam.
  1. Jelaskan dengan jelas apa yang tidak bisa diterima. Tegaskan pesan bahwa ada beberapa perilaku yang mutlak "tidak-tidak," seperti memukul atau agresi fisik lainnya dan berbicara kepada Anda dengan nada tidak sopan.
  2. Carilah penyebabnya. Jika anak Anda yang berusia 5 tahun bersikap menentang, tidak sopan, atau bertindak marah, mungkin ada alasan di balik perilaku tersebut, seperti perubahan dalam rutinitas anak Anda atau di rumah tangga.
  3. Bangun komunikasi yang baik sekarang. Perilaku yang baik dimulai dengan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Jika Anda belum melakukannya, carilah rutinitas bersama anak Anda untuk menangani masalah saat mereka muncul. Misalnya, Anda dapat memiliki tempat khusus di rumah di mana Anda dan anak Anda dapat berbicara tentang masalah perilaku dan solusi. Anda juga dapat menjadikannya aturan rumah yang konflik dan masalah dibahas setelah periode dingin ketika solusi dapat ditangani dengan lebih baik dengan cara yang tenang.
  1. Tetapkan anak Anda untuk perilaku yang baik. Jika Anda tahu anak Anda rentan terhadap kehancuran atau kerongkongan ketika dia tidak cukup istirahat, pastikan dia memiliki rutinitas tidur yang baik dan cukup tidur . Jika dia benci terburu-buru dari satu aktivitas ke aktivitas lain, hindari masalah perilaku dengan membangun sedikit waktu ekstra ke dalam jadwal Anda.
  2. Sesuaikan disiplin dengan usia anak Anda. Untuk beberapa orang tua, waktu istirahat dapat bekerja paling baik dengan anak berusia 5 tahun. Bagi yang lain, mengambil hak istimewa atau mainan mungkin lebih efektif. Ketika anak-anak semakin tua, mereka akan menghargai hal-hal seperti waktu bersama teman-teman atau program TV tertentu atau permainan komputer lebih dari yang mereka lakukan sebagai balita, jadi strategi ini mungkin lebih efektif sekarang dan seiring bertambahnya usia.