Menemukan kegiatan kebugaran untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus bisa jadi sulit. Setiap anak memiliki diagnosis yang unik dan tantangan serta pilihannya sendiri. tetapi banyak dari mereka berjuang dengan berpartisipasi dalam olahraga. Namun, aktivitas fisik menawarkan mereka manfaat penting (seperti halnya untuk anak-anak tanpa kebutuhan khusus). Jadi mulailah di sini untuk membidik beberapa opsi yang mungkin berhasil untuk anak Anda.
Anak-anak dengan cacat fisik
Bahkan ketika mobilitas anak-anak terbatas, atau tubuh mereka mudah lelah, mereka masih dapat berpartisipasi dan menikmati banyak olahraga dan kegiatan kebugaran lainnya. Orangtua, terapis, dan guru telah membuat program olahraga dan kebugaran adaptif yang didedikasikan untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Dan ada juga cara untuk memasukkan anak-anak ini dalam program yang dirancang untuk anak-anak yang tidak memiliki tantangan fisik.
Anak-anak dengan autisme
Kita sering menganggap autisme sebagai yang paling mempengaruhi kemampuan sosial dan kemampuan untuk berkomunikasi, tetapi dapat memiliki implikasi untuk kesehatan dan aktivitas fisik juga. Kebencian pada makanan dapat menyebabkan peningkatan berat badan, dan kepekaan terhadap rangsangan lingkungan (seperti cahaya dan kebisingan) terkadang membuat olahraga dan kebugaran menjadi sulit. Tetapi mencocokkan seorang anak pada spektrum autisme dengan latihan yang dia nikmati dapat menawarkan beberapa manfaat penting. Beberapa anak dapat berpartisipasi dalam liga olahraga untuk anak-anak neurotipikal, sementara yang lain mungkin menikmati program yang dirancang untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Lebih
Anak-anak dengan Kekurangan Intelektual dan Pembelajaran
Jika Anda pernah mendengar tentang Olimpiade Khusus, Anda pernah mendengar tentang program olahraga yang sangat sukses untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus, terutama kecacatan intelektual. Hampir 4 juta atlet di 170 negara berpartisipasi dalam acara Olimpiade Khusus. Dan itu bukan satu-satunya pilihan untuk anak-anak dengan sindrom Down atau tantangan kognitif lainnya.
Untuk anak-anak dengan ketidakmampuan belajar, atletik dapat memberikan perasaan sukses yang mungkin tidak mereka dapatkan di sekolah. Plus, aktivitas fisik adalah penghilang stres yang sangat baik. Bantu menghubungkan anak Anda dengan tim atau lingkungan yang mendukung.
Anak-anak dengan Asma
Kondisi kronis ini dapat diperburuk oleh olahraga, kadang-kadang tergantung pada cuaca atau kondisi lingkungan lainnya (di dalam dan di luar). Tetapi juga dapat dikelola dengan obat-obatan dan strategi lain, sehingga anak-anak dengan asma tidak perlu melewatkan acara olahraga dan permainan aktif lainnya.
Lebih
Anak-anak dengan Isu Perhatian
Anak-anak dan remaja dengan GPP, ADHD, dan masalah perhatian lainnya perlu bantuan untuk mengalihkan kelebihan energi mereka. Jadi aktivitas fisik adalah kemenangan besar bagi mereka. Bantu anak Anda menemukan olahraga yang ia senangi dan dapat berhasil, dan Anda mungkin akan melihat perilaku dan suasana hati yang meningkat baik di rumah maupun di sekolah.
Lebih
Anak-anak dengan Kecemasan
Seperti halnya untuk orang dewasa (baik dengan atau tanpa gangguan kecemasan), olahraga dan aktivitas fisik dapat membantu anak-anak dengan kecemasan mengelola stres dan meningkatkan suasana hati mereka, tingkat energi, dan kemampuan untuk tidur. Anak-anak dan remaja yang mengalami kecemasan mungkin lebih memilih olahraga non-kompetitif .
Lebih
Anak-anak dengan Depresi
Untuk anak-anak dengan depresi, olahraga memberikan manfaat yang serupa dengan yang ditawarkan kepada anak-anak dengan kecemasan. Bekerja keras dalam keterampilan fisik dapat mengalihkan perhatian anak Anda dari pikiran negatif. Selain itu, disiplin yang diajarkan olahraga dapat membantu meningkatkan keterampilan mengatasi. Anak Anda kemudian dapat menggunakannya dalam konteks lain.
Lebih
Anak-anak dengan Diabetes
Anak-anak dengan diabetes (tipe 1 atau 2) dapat terus menikmati olahraga dan bermain secara aktif dengan teman-teman mereka. Gula darah mereka perlu dipantau sebelum, selama, dan setelah mereka bermain, sehingga setiap penyesuaian yang diperlukan dapat dilakukan. Tetapi memiliki diabetes tidak menghalangi partisipasi dalam olahraga sama sekali.
Lebih