Faktor-faktor yang digunakan untuk menentukan hak asuh anak bagi ayah

Pertarungan hak asuh biasanya menghadirkan tantangan bagi semua pihak yang terlibat. Namun, jika Anda seorang ayah yang berusaha memenangkan pengasuhan anak, Anda mungkin bertanya-tanya apakah gender Anda dapat memengaruhi kasus Anda, terutama mengingat praktik masa lalu para ibu yang tampaknya memiliki keuntungan terukur di pengadilan keluarga di seluruh negara. Apakah Anda seorang ayah tunggal yang menuju ke pengadilan untuk pertama kalinya, atau Anda mengajukan banding atas perintah pengasuhan anak yang ada, Anda akan ingin mengingat hal berikut ini.

Mendidik Diri tentang Jenis-Jenis Penitipan Anak

Setiap ayah yang ingin mengejar hak asuh anaknya harus mulai dengan memahami perbedaan antara hak asuh penuh dan hak asuh bersama. Istilah-istilah ini dapat menjadi rumit karena umumnya ada dua jenis tahanan yang perlu ditentukan: hak asuh fisik dan tahanan hukum. Hak asuh penuh memungkinkan satu orang tua memiliki hak asuh hukum dan fisik dari seorang anak, sementara hak asuh bersama memungkinkan kedua belah pihak untuk berbagi pengasuhan fisik dan / atau hukum seorang anak. Umumnya, pengadilan lebih memilih kedua orang tua untuk berbagi hak asuh fisik dan hukum seorang anak, jika memungkinkan. Namun, adalah mungkin bagi orang tua untuk berbagi hak asuh hukum tetapi tidak mendapatkan hak asuh fisik. Dalam kasus seperti itu, adalah umum bagi orang tua non-penahanan untuk memiliki kunjungan liberal dengan anak.

Apa yang Perlu Diketahui Tentang Tahanan dan Diskriminasi Anak

Meskipun masalah ini sering diperdebatkan, kebanyakan pengadilan tidak akan mendiskriminasikan seorang ayah selama perselisihan hak asuh anak.

Selain itu, pengadilan keluarga tidak akan melakukan diskriminasi atas dasar ras, jenis kelamin, atau orientasi seksual. Oleh karena itu, dalam teori, seorang ayah biologis harus memiliki kesempatan yang sama dengan ibu ketika datang ke pengasuhan anak, dengan asumsi bahwa ia telah mendirikan paternity of the child. Tidak yakin apakah Anda perlu menentukan secara formal ayah?

Periksa hukum di negara Anda. Di banyak yurisdiksi, ayah dianggap jika orang tua menikah pada saat kelahiran anak atau konsepsi. Jika Anda perlu membuat paternitas, orang tua dapat memulai proses itu dengan menghubungi Kantor Penegak Dukungan Anak setempat. Ingatlah bahwa negara juga kemungkinan akan memulai perintah tunjangan anak jika Anda belum memilikinya.

Faktor yang Dipertimbangkan

Ketika Anda melakukan proses ini, Anda juga ingin memahami pertimbangan yang dipertimbangkan oleh pengadilan sebelum menghadiri persidangan hak asuh anak yang dijadwalkan berlangsung. Meskipun ada beberapa variasi dari negara bagian, pengadilan keluarga umumnya mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

Mendapatkan Bantuan Dari Layanan Locator Parent Federal (FPLS)

Jika Anda tidak tahu di mana anak Anda tinggal, Anda dapat mencari bantuan dari Layanan Penunjuk Orang Tua Federal (FPLS). FPLS dapat mencari database mereka untuk informasi rahasia yang berkaitan dengan keberadaan anak dan ibu anak.

Informasi rahasia mencakup alamat terakhir yang diketahui ibu serta nama dan alamat dari pemberi kerja yang diketahui saat ini atau terakhir.

Tips Tambahan untuk Para Ayah yang Mencari Tahanan Anak

Tidak pernah ada ide yang baik bagi orang tua untuk berdebat, terutama di depan anak-anak mereka. Sebaliknya, Anda harus berusaha semaksimal mungkin untuk berkomunikasi dengan mantan Anda tentang hambatan apa pun yang menghalangi Anda mencapai kesepakatan pengasuhan anak yang tidak resmi. Selain itu, akan bermanfaat bagi Anda untuk selalu mempertimbangkan kepentingan terbaik anak Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang hak asuh bagi ayah, baca pedoman hak asuh anak negara Anda atau berbicara dengan pengacara yang berkualifikasi di wilayah Anda.