Ketika ada perselisihan mengenai hak asuh anak, pengadilan harus menentukan apakah akan menjadikan salah satu orang tua sebagai wali utama, atau apakah orang tua akan membagi tugasnya secara setara, seperti dalam kasus penitipan fisik bersama atau bersama; ini berlaku untuk pasangan yang bercerai, serta orang tua yang tidak menikah, ketika ada perselisihan mengenai hak asuh anak.
Faktor yang Digunakan
Meskipun pengadilan di negara bagian yang berbeda menangani penentuan kustodian utama secara berbeda, faktor-faktor berikut umumnya dipertimbangkan:
- Siapa yang membawa anak ke sekolah setiap hari?
- Siapa yang mendandani anak itu?
- Siapa yang memperbaiki semua makanan?
- Siapa yang membantu anak dengan pekerjaan rumahnya?
- Siapa yang melatih anak itu?
- Siapa yang mendisiplinkan anak itu?
- Siapa yang membawa anak itu ke kegiatan keagamaan, seperti gereja, masjid, sinagog, atau sekolah Alkitab liburan?
- Siapa yang mengangkut anak ke dan dari tempat penitipan anak, sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler?
- Siapa yang mengatur penitipan anak atau pengasuh anak?
- Siapa yang mengawasi semua pekerjaan rumah tangga dan tanggung jawab?
- Siapa yang memantau tontonan televisi anak?
- Siapa yang tinggal di rumah ketika anak sakit atau hari libur?
- Siapa yang membawa anak ke kunjungan dokter?
- Siapa yang berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti melatih kegiatan olahraga atau melayani sebagai pemimpin pasukan pramuka pramuka atau pramuka?
Bagaimana Faktor-Faktor Ini Ditimbang
Tak satu pun dari faktor-faktor ini membawa lebih berat daripada yang lain. Pengadilan akan mempertimbangkan semua faktor bersama dan mempertimbangkan orang tua mana yang bertanggung jawab untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan sehari-hari anak.
Alasan pengadilan untuk memberikan hak asuh kepada orang tua yang menangani sebagian besar kegiatan sehari-hari anak adalah bahwa keseimbangan kehidupan anak mungkin akan terganggu jika mereka harus dikeluarkan dari orang tua yang paling sering bertanggung jawab atas hari mereka. kegiatan sehari-hari. Selain itu, orang tua lainnya dapat diberikan kunjungan rutin.
Cara Mempersiapkan Pengadilan
Orangtua yang menghadapi pertempuran tahanan harus mempertimbangkan masing-masing faktor yang disebutkan di atas sebelum tampil di pengadilan. Selain itu, pengadilan dapat mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mencegah orang tua melayani sebagai wali utama, seperti jadwal kerja yang sibuk atau cacat. Dalam persiapan untuk pengadilan, disarankan agar orang tua fokus pada penyajian kontribusi pemeliharaan anak mereka sehari-hari ke pengadilan.