Cara Mencegah Media Dari Merusak Citra Tubuh Remaja Anda

Rata-rata remaja menghabiskan sekitar sembilan jam per hari menggunakan media untuk kesenangan mereka, menurut laporan oleh Common Sense Media. Yang menakutkan, remaja yang sama itu menghabiskan kurang dari rata-rata 10 menit sehari berbicara dengan orang tua mereka.

Kemungkinan bahwa selama sembilan jam konsumsi media, remaja Anda dibombardir dengan ribuan pesan tentang tubuh 'ideal'.

Penggambaran kecantikan yang tidak realistis dan tak terjangkau ini dapat merusak citra tubuh remaja Anda jika Anda tidak berhati-hati.

Pesan Media Remaja Menerima Tentang Berat

Film, iklan, majalah, dan situs web menggambarkan orang-orang cantik sebagai ideal. Model yang kurang sempurna dan gambar foto kesempurnaan ada di mana-mana. Produk-produk diet dan barang-barang kecantikan mengirimkan pesan yang lebih tipis dan lebih menarik adalah kunci menuju kebahagiaan dan kesuksesan.

Efeknya bisa dilihat pada anak-anak di usia muda. Penelitian menunjukkan anak-anak berusia tiga tahun lebih menyukai potongan-potongan permainan yang menggambarkan orang kurus di atas yang mewakili yang lebih berat. Dan pada usia 10 tahun, 80% gadis Amerika telah menjalani diet.

Media Sosial dan Quest untuk Kesempurnaan

Bukan hanya media tradisional yang menempatkan remaja di bawah tekanan untuk menjadi kurus dan cantik. Media sosial mungkin memiliki efek yang lebih kuat pada citra tubuh remaja Anda.

Banyak remaja mendambakan validasi dari rekan-rekan dan media sosial mereka adalah cara cepat bagi mereka untuk mendapatkan umpan balik.

Apakah seorang remaja memposting selfie di Instagram, atau dia melihat gambar orang lain yang membual tentang 'celah paha' mereka di Tumblr , pengaruh sosial bisa sangat kuat.

Beberapa remaja menghabiskan berjam-jam mencoba mengambil foto selfie hanya dari sudut yang tepat. Yang lain mengukur penampilan mereka berdasarkan berapa banyak suka yang diterima foto Facebook terbaru mereka.

Umpan balik langsung, peer-to-peer dapat membuat ketagihan bagi mereka yang harga dirinya tergantung pada afirmasi media sosial.

Sayangnya, banyak remaja menerima kritik pedas dan komentar kasar di media sosial. Cyberbullying bisa sangat merusak citra tubuh remaja.

Konsekuensi Citra Tubuh Miskin

Tekanan menjadi kurus dapat memiliki konsekuensi serius. Penelitian telah mengaitkan pemaparan gambar tubuh perempuan yang disikat dengan berat badan rendah untuk kebiasaan makan yang tidak sehat dan penurunan harga diri. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Girlguiding, setengah dari anak perempuan usia 16 hingga 21 mengatakan mereka akan menjalani operasi untuk memperbaiki tubuh mereka.

Citra tubuh yang buruk dapat menyebabkan konsekuensi yang lebih serius. Sementara beberapa remaja mengembangkan gangguan makan, yang lain mengalami depresi. Sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa perempuan yang tidak bahagia dengan penampilan mereka berada pada risiko yang jauh lebih tinggi untuk bunuh diri.

Gambar Laki-Laki dan Tubuh

Bukan hanya perempuan yang menjadi sasaran penggambaran media kecantikan yang tidak realistis. Anak laki-laki dibombardir dengan gambar perut six-pack dan otot besar. Pahlawan super dan figur aksi menggambarkan jenis tubuh yang tidak realistis ini dan mulai mengirimkan pesan yang salah kepada anak laki-laki pada usia muda.

Mengejar tubuh yang sempurna membawa beban pada anak laki-laki.

Remaja laki-laki mungkin berusaha untuk tubuh yang sempurna dengan diet atau melalui latihan kompulsif. Mereka juga dapat mengembangkan gangguan makan atau masalah kesehatan mental yang berasal dari citra tubuh yang buruk.

Cara Memerangi Efek Berbahaya Media

Tidak mungkin mencegah remaja Anda dibombardir dengan gambar media yang berbahaya sepanjang waktu. Ponsel pintar dan perangkat elektronik yang meningkat berarti remaja Anda akan melihat versi kecantikan yang ideal di mana-mana. Tetapi Anda dapat mengajari anak remaja Anda untuk melek media.

Jadikan topik ini sebagai bagian dari percakapan yang sedang berlangsung di rumah Anda. Bantu remaja Anda mengembangkan citra tubuh yang sehat dan Anda akan mengurangi dampak negatif media dan media sosial.

> Sumber

> Anschutz DJ, Engels RCME. Efek Bermain dengan Boneka Tipis pada Gambar Tubuh dan Intake Makanan pada Gadis Muda. Peran Seks . 2010; 63 (9-10): 621-630.

Dave D, Rashad I. Status kelebihan berat badan, persepsi diri, dan perilaku bunuh diri di kalangan remaja. Ilmu Sosial & Kedokteran . 2009; 68 (9): 1685-1691.

> Survei Sikap Anak-anak Perempuan. Girlguiding.

> Laporan Penting: Remaja AS Menggunakan Rata-Rata Sembilan Jam Media Per Hari, Berulang Kali Menggunakan Enam Jam | Common Sense Media. Common Sense Media: Peringkat, ulasan, dan saran. Diterbitkan 3 November 2015.