Bahaya Orang Asing Tips Mengajar Anak Tentang Penculikan

Orang tua dapat memberi anak-anak alat yang diperlukan untuk tetap aman

Orangtua dan pengasuh dapat membantu anak-anak menghindari risiko diculik dengan tip bahaya orang asing. Tidak satu minggu pun berlalu tanpa laporan laporan berita tentang penculikan, penganiayaan atau kehilangan anak. Mimpi buruk terburuk orangtua dapat diperkecil dengan mendidik anak-anak dengan benar tentang "bahaya orang asing."

Bagaimana Seharusnya Anak-Anak Menanggapi Ketika Ada Pendekatan Orang Asing

Untuk mengurangi risiko diculik atau dicelakakan, anak-anak harus bepergian dengan kelompok teman saat bersepeda atau menuju atau dari sekolah atau tujuan lain.

Ajari anak-anak untuk mengatakan tidak dan jalankan jika orang asing menawarkan mereka tumpangan. Orang dewasa perlu mendefinisikan arti "orang asing".

Beri tahu anak-anak bahwa jika seseorang mengikuti dengan berjalan kaki secepat mungkin. Lari ke rumah seseorang atau ke orang lain. Demikian juga, jika seseorang mengikuti anak dengan mobil, ajari anak untuk berlari ke arah yang berlawanan atau mengambil jalur di mana mobil tidak mau pergi.

Anak-anak harus diajarkan untuk tidak meninggalkan kegiatan sekolah dengan seseorang yang membuat mereka merasa tidak nyaman. Orang tua harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah anak-anak terlantar atau ditinggalkan sendirian di acara sekolah atau kegiatan lainnya. Orang tua juga harus memberi tahu anak-anak bahwa beberapa orang asing mungkin akan mendekat untuk mengatakan bahwa ada keadaan darurat keluarga. Ajarkan anak untuk selalu memverifikasi informasi ini dengan orang tua atau orang dewasa tepercaya lainnya dan tidak pernah pergi bersama orang asing itu.

Tindakan Orang Dewasa Dapat Mengambil

Orang dewasa harus membangun "rumah aman" di mana anak-anak merasa nyaman mengetuk pintu setiap kali situasi menuntutnya.

Pastikan untuk mendapatkan persetujuan dari tetangga sebelum menetapkan rumah sebagai "rumah aman." Jika memungkinkan, adakan pertemuan tip keselamatan lingkungan untuk mendiskusikan rencana untuk rumah yang aman.

Orangtua tidak boleh lalai mengijinkan anak-anak berjalan sendirian ke rumah teman di lingkungan itu, meskipun hanya beberapa pintu jauhnya.

Penculikan bisa terjadi dalam sekejap, terkadang di bawah pengawasan orangtua. Pemuda yang lebih tua harus diinstruksikan untuk menelepon ketika mereka tiba di rumah seorang teman untuk ketenangan pikiran dan sebagai praktik tip keselamatan yang baik.

Jangan biarkan anak-anak bermain di halaman depan sendirian tanpa pengawasan langsung oleh orang dewasa. Ini memberikan terlalu banyak peluang bagi penculik atau kecelakaan. Halaman belakang adalah pilihan yang jauh lebih aman dan pribadi. Orang dewasa juga harus menyapa anak-anak ketika mereka turun dari bus sekolah dan tidak menyuruh mereka berjalan pulang sendirian, jika memungkinkan.

Orang dewasa harus memahami bahwa anak laki-laki memiliki risiko yang sama dengan anak perempuan dari predator. Ini adalah kesalahpahaman umum bahwa pemangsa anak biasanya laki-laki mencari perempuan. Penganiaya datang di segala usia dan kedua jenis kelamin, dan korban mereka dapat menjadi salah satu jenis kelamin.

Hindari Mempublikasikan Nama Anak-Anak

Orangtua harus berhati-hati tentang penggunaan nama anak secara terang-terangan pada ransel atau jaket. Anak-anak kadang-kadang percaya bahwa seseorang tidak dapat menjadi orang asing jika mereka mengenal mereka dengan nama, ketika kenyataannya adalah bahwa nama mereka mudah dibaca pada pakaian mereka atau individu mendengar nama anak muda disebutkan.

Membungkus

Orangtua harus mulai memperkuat kiat keamanan ini segera setelah seorang anak cukup dewasa untuk memahaminya.

Mereka harus memastikan bahwa anak mereka merasa nyaman mendiskusikan masalah-masalah ini, kekhawatiran atau ketakutan mereka, atau peristiwa-peristiwa yang dapat dipertanyakan yang telah terjadi. Kesadaran akan tips keamanan ini dapat membantu anak-anak menjadi kurang rentan terhadap bahaya orang asing.