Bantu Jauhkan Anak Dari Menjadi Cyberbullies
Sebagian besar anak menghabiskan banyak waktu online. Akibatnya, sangat penting bahwa orang tua perlu mengajar anak-anak mereka adalah bagaimana berperilaku dan memperlakukan orang lain saat online. Kegagalan untuk melakukannya, dapat menyebabkan anak-anak menyalahgunakan teknologi, melecehkan orang lain atau bahkan menempatkan mereka pada risiko cyberbullying.
Tidak ada orang tua yang ingin mengetahui bahwa anaknya sedang menindas orang lain atau mereka ingin mengetahui bahwa anak mereka menjadi korban.
Tapi pencegahan penindasan maya membutuhkan lebih dari sekadar mengajar anak-anak untuk menjadi online yang bagus.
Sebaliknya, orang tua perlu melakukan percakapan rutin dengan anak-anak mereka tentang keamanan online , penindasan maya , dan etika digital. Bahkan, melengkapi anak-anak dengan keterampilan etiket digital dapat sangat membantu mencegah mereka menjadi cyberbullies. Itu juga dapat membantu mereka mempertahankan reputasi online yang positif. Ingat, anak-anak lebih cenderung berperilaku online dengan benar ketika mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka.
Berikut adalah lima hal utama untuk mengajari anak-anak Anda tentang etika digital.
Perlakukan Orang Lain Bagaimana Anda Ingin Diperlakukan
Hampir setiap orang akrab dengan "aturan emas". Namun terkadang anak-anak perlu diingatkan akan pentingnya perilaku yang baik, bahkan online. Ingatkan mereka bahwa yang terbaik adalah mendiskusikan masalah yang sensitif atau berpotensi bergejolak dengan orang tersebut secara langsung daripada memposting sesuatu secara daring atau mengirim e-mail yang menyakitkan.
Juga, diskusikan seperti apa hubungan pertemanan yang sehat dan pastikan mereka tahu ini berlaku untuk komunikasi online juga.
Simpan Pesan dan Pos Anda Positif dan Sejati
Imbaulah anak-anak untuk menyensor pesan dan tulisan mereka untuk memastikan mereka tidak sarkastik, negatif atau kasar. Mereka juga harus menghindari memposting apa pun yang tidak benar seperti rumor atau gosip .
Anak-anak juga harus tahu apa itu penindasan maya dan bahwa mereka tidak boleh terlibat dalam perilaku seperti itu. Sementara itu, jika mereka menjadi korban, pastikan mereka tahu bagaimana menanggapi cyberbullying .
Periksa kembali Pesan Anda Sebelum Anda Memukul Kirim
Mengajar anak-anak untuk memperlambat dan berpikir tentang posting, komentar, teks, dan email mereka sangat penting. Mereka perlu menyadari bahwa begitu mereka menekan mengirim, tidak ada cara untuk mengambil kembali kata-kata mereka. Dan bahkan jika mereka menghapusnya nanti, masih dapat tetap tersedia untuk dilihat orang lain terutama jika seseorang mengambil tangkapan layar pos mereka. Imbaulah mereka untuk membaca pesan, komentar, dan posting mereka lagi untuk melihat apakah mereka dapat disalahartikan atau jika mereka tidak sinis.
Anak-anak juga perlu menyadari bahwa menjadi lucu online adalah hal yang sangat sulit dicapai. Orang di ujung lain tidak dapat melihat ekspresi wajah mereka atau mendengar nada suara mereka. Terkadang pesan yang dimaksudkan untuk menjadi lucu tidak seperti itu sama sekali. Sebagai aturan umum, mereka harus menghindari membuat lelucon secara online.
Jaga Rahasia Teman Anda
Dunia saat ini dipenuhi dengan foto, teks, dan video yang dapat diposkan, disalin, diteruskan, diunduh, dan diubah dalam hitungan menit. Dorong anak-anak Anda untuk bertanya kepada diri sendiri bagaimana perasaan mereka jika salah satu momen paling memalukan mereka ditampilkan kepada dunia untuk dilihat.
Ingatkan anak-anak Anda untuk berpikir tentang apa yang akan mereka posting. Mereka harus bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut: Apakah teman-teman saya mengatakan ini dengan percaya diri? Apakah itu akan mempermalukan mereka? Akankah berbagi informasi ini membahayakan privasi mereka atau membangkitkan drama? Jika mereka menjawab ya untuk semua pertanyaan itu, mereka harus menyimpan informasinya sendiri. Lagi pula, itulah yang akan dilakukan teman baik. Aturan lain yang baik adalah selalu meminta izin sebelum memposting foto seseorang.
Hindari Drama Digital
Pesan instan, mengirim pesan, dan memposting komentar secara online adalah komunikasi "saat ini". Ini adalah bagian dari daya tarik bagi anak-anak karena membuat mereka tetap terhubung dengan teman-teman ketika mereka tidak dapat berada di sana secara pribadi.
Tetapi belajar untuk keluar dari percakapan ketika hal-hal menjadi kasar atau jahat adalah penting.
Untuk melakukan itu, anak-anak mungkin harus menandatangani pesan instan, tidak menanggapi teks kasar, atau menahan diri dari posting komentar di Facebook atau Instagram. Anak-anak perlu menyadari bahwa tidak ada kebaikan akan datang dari mengirim tanggapan yang buruk atau membuat komentar negatif. Lebih baik hanya keluar dari percakapan dan jika perlu, diskusikan situasinya secara langsung.
Ingat, mengajar anak-anak cara berinteraksi online adalah proses yang berkelanjutan dan bukan hanya percakapan satu kali. Ini juga melibatkan lebih dari sekadar daftar serangkaian aturan. Mengajarkan etiket digital mengharuskan orang tua untuk terlibat dengan anak-anak mereka secara teratur dan menggunakan situasi kehidupan nyata sebagai pengalaman belajar.