Untungnya / Sayangnya: Game Mendongeng

Permainan Drama Ini Dapat Membantu Anak Anda Menjadi Penulis yang Lebih Baik

"Untungnya / Sayangnya" adalah permainan yang digunakan dalam lokakarya drama, kelas improvisasi, dan itu juga membuat pemecah es yang hebat untuk kegiatan kelompok. Inilah cara untuk menggunakannya dengan anak-anak.

Untungnya / Sayangnya dan Keterampilan Menulis

Untuk menjadi penulis yang terampil, anak Anda harus terlebih dahulu belajar menceritakan sebuah kisah. Mendongeng bukanlah keterampilan yang mudah untuk dipelajari: ini membutuhkan mempelajari bagian-bagian berbeda dari sebuah cerita, bagaimana memindahkan plot bersama, dan juga bagaimana menggunakan suara Anda untuk membuat cerita itu menarik dan menarik bagi para penonton.

The Fortunately-Unfortunately game adalah gim cerita mendongeng yang berlatih menambahkan detail ke alur cerita sederhana. Menambahkan detail ke karakter dan cerita mereka adalah sesuatu yang perlu dikerjakan banyak anak. Dalam permainan ini, hal yang paling penting adalah berpikir cepat, bukan menciptakan cerita yang logis, yang bisa membuat beberapa dongeng yang sangat konyol!

Cara Bermain Untungnya / Sayangnya

  1. Kumpulkan semua pemain Anda bersama dan beri tahu mereka bahwa Anda akan menggabungkan upaya kreatif Anda untuk menceritakan kisah petualangan yang memiliki sejumlah alur cerita.
  2. Jelaskan arti kata-kata "untungnya" dan "sayangnya" untuk pemain yang tidak akrab dengan kata-kata itu. Untuk tujuan permainan ini, kata "untung-untungan" dapat dijelaskan sebagai kata yang digunakan untuk menunjukkan keberuntungan yang datang dengan cara karakter. Demikian pula, "sayangnya," dapat dijelaskan sebagai kata yang akan digunakan untuk memperkenalkan beberapa nasib buruk yang terjadi pada karakter.
  1. Tentukan nama dan beberapa ciri kepribadian dasar untuk karakter Anda. Anda tidak perlu membuat sketsa karakter keseluruhan, tetapi mengetahui sedikit tentang siapa yang Anda sampaikan sebuah cerita akan sangat membantu.
  2. Jelaskan bahwa karakter ini menjalani kehidupan yang sangat membingungkan dalam hal itu, seperti sesuatu yang beruntung terjadi padanya, hal berikutnya yang terjadi adalah sial. Jadi, kata-kata “untungnya” dan “sayangnya.”
  1. Mulailah permainan dengan menyatakan kalimat tentang karakter. Tidak harus memuat banyak informasi, tetapi harus cukup kuat untuk memulai cerita. Misalnya, Anda mungkin berkata: " Amanda masuk ke toko untuk membeli sepasang sepatu baru. "
  2. Bagikan cerita ke pemain berikutnya yang perlu menambahkan kalimat yang diawali dengan "Sayangnya." Pemain berikutnya mungkin menambahkan kalimat seperti, " Sayangnya, dia masuk ke toko hewan peliharaan karena kesalahan. "
  3. Pemain berikutnya kemudian menambahkan cerita dengan kalimat dimulai dengan "Untungnya ..." Misalnya, pemain mungkin berkata, " Untungnya, Amanda juga mencari anjing baru. " Pola ini berlanjut sampai cerita menjadi benar-benar konyol atau para pemain bosan dengan permainan. Seperti yang Anda lihat, cerita menjadi permainan memberi dan menerima:

" Amanda masuk ke toko untuk membeli sepasang sepatu baru. Sayangnya, dia masuk ke toko hewan peliharaan karena kesalahan. Untungnya, Amanda juga mencari anjing baru. "

Tujuan Kegiatan: Anak Anda akan berpartisipasi dalam mengembangkan cerita petualangan, menggunakan kata-kata isyarat "untungnya" dan "sayangnya" untuk menunjukkan perubahan dalam alur cerita.

Keterampilan Bertarget: Bercerita, komunikasi verbal, komunikasi tertulis, kosakata, keterampilan berpikir analitis