Perilaku diinformasikan oleh rasa ingin tahu dan keinginan untuk menguji batas
Anak-anak berusia tujuh tahun berada di puncak masa kanak-kanak dan tahun-tahun praremaja. Pada usia 7 tahun, mereka akan meninggalkan taman kanak-kanak di belakang untuk menavigasi air di sekolah dasar yang kadang-kadang tidak stabil. Pada saat yang sama, meski masih jauh dari tantangan remaja, mereka akan menjadi semakin sadar (dan ingin tahu) tentang hal itu.
Perilaku anak cenderung mencerminkan masa transisi perkembangan ini.
Pada umumnya, anak usia 7 tahun mampu menunjukkan konsentrasi yang lama dan akan lebih sabar ketika menghadapi rintangan dan kemunduran. Rentang perhatian mereka akan lebih lama serta kemampuan mereka untuk fokus pada beberapa kegiatan
Mereka juga akan memiliki keterampilan kognitif dan fisik yang lebih baik dan dapat melakukan tugas sehari-hari lebih mudah. Ini berarti lebih sedikit frustrasi dan kontrol diri yang lebih baik karena mereka belajar menyulap sekolah, kehidupan sosial, dan kehidupan rumah dengan lebih mudah.
Dengan itu dikatakan, periode perkembangan anak ini adalah masa di mana anak-anak akan menguji batas. Orangtua dapat diharapkan untuk menghadapi rengekan dan kadang-kadang kehancuran (meskipun tantrum keluar-dan-keluar akan kurang umum). Di sisi lain, masalah perilaku seperti berbicara kembali dapat mengambil makna baru ketika anak-anak menjadi lebih pandai bicara dan mampu mengekspresikan pikiran mereka.
Apa yang Menginformasikan Perilaku 7 Tahun?
Batas pengujian sangat banyak bagian dari proses pertumbuhan.
Untuk anak berusia 7 tahun, yang akan tahu perbedaan antara benar dan salah, ini dapat menghasilkan perilaku seperti berbohong dan menyimpang .
Namun, pada saat yang sama, ini bukan hanya tentang "berperilaku buruk" tetapi lebih merupakan perpanjangan dari keingintahuan alami yang dimiliki setiap anak berusia 7 tahun. Secara umum, mereka akan mengajukan banyak pertanyaan dan membentuk opini sendiri tentang apa yang dikatakan kepada mereka.
Jika pesannya tidak jelas, mereka mungkin salah menafsirkannya atau menantang apa yang dikatakan kepada mereka. Ini alami.
Kebanyakan anak usia 7 tahun berada pada usia di mana mereka masih bersedia untuk menjadi seorang yang ramah di depan umum. Kebutuhan akan kasih sayang dan persetujuan orang tua ini sering bertolak belakang dengan kemandirian yang tumbuh yang mereka dambakan. Jenis konflik emosional seperti inilah yang dapat memacu seorang anak untuk bertindak, seringkali dengan cara yang kontradiktif dan membingungkan.
Ini mungkin semakin diperburuk oleh perubahan emosional yang dapat dialami anak-anak ketika mereka berjuang untuk membangun rasa harga diri dan menavigasi tekanan teman sebaya . Bagi seorang anak berusia 7 tahun, keinginan untuk memilah perasaan-perasaan ini dapat menuntun mereka untuk menjadi terlalu kritis terhadap kekurangan yang mereka rasakan sendiri. Mereka bisa menjadi perfeksionis dan musuh terburuk mereka sendiri.
Alat untuk Mendisiplinkan Anak Usia 7 Tahun
Dengan hari-hari time-out dan tantrum di belakang Anda, Anda perlu merangkul pendekatan yang sepenuhnya berbeda untuk disiplin. Keterampilan komunikasi anak yang meningkat akan menuntut Anda untuk lebih mengartikulasikan ketika mengkomunikasikan harapan Anda. Kegagalan untuk melakukannya dapat menyebabkan salah tafsir yang membuat batasan dan aturan menjadi kurang jelas.
Berikut beberapa panduan sederhana yang dapat membantu:
- Jadikan bicara sebagai prioritas. Membangun komunikasi yang baik dengan anak Anda adalah bagian penting dari penanganan dan pencegahan masalah perilaku pada usia berapa pun. Dengan menetapkan dasar sekarang, anak Anda akan menjadi lebih nyaman mendiskusikan masalah, aman dalam pengetahuan bahwa dia akan didengar daripada sedang diajak bicara.
- Tetapkan batas yang jelas. Anak-anak yang tahu persis apa yang diharapkan dari mereka lebih kecil kemungkinannya untuk mendorong batas. Sementara anak usia 7 tahun dapat diharapkan untuk bereksperimen dengan batas, mengklarifikasi adalah terlarang menempatkan mereka di posisi harus membuat pilihan daripada membiarkan mereka untuk mengitari aturan. Penegakan batas sama pentingnya dengan pengaturan mereka.
- Gunakan "waktu tenang" secara efektif. Pada usia 7 tahun, batas waktu tidak akan memiliki efek yang sama seperti ketika anak Anda berusia 4 tahun. Sebaliknya, gunakan "waktu tenang" di mana anak akan diminta untuk duduk dan berefleksi, tanpa gangguan, seperti mengapa perilaku tertentu salah atau tidak pantas.
- Setel nada positif. Jika Anda mengharapkan anak Anda berbicara kepada Anda dengan sikap hormat, Anda perlu melakukan hal yang sama. Lakukan upaya sadar untuk menggunakan nada yang penuh kasih, dan fokus pada mengapa perilaku itu salah daripada mengapa anak itu salah.
- Pemecahan masalah bersama. Mengajarkan keterampilan memecahkan masalah memungkinkan anak Anda menjadi bagian dari solusi daripada menjadi target. Setelah itu, tegaskan apa yang baik berasal dari membuat pilihan yang benar daripada berfokus pada apa yang salah.
- Gunakan konsekuensi logis untuk menghubungkan titik-titik. Konsekuensi logis membantu seorang anak memahami bahwa dia tidak dihukum karena sesuatu yang "tidak Anda sukai", melainkan konsekuensi dari pilihan yang dibuat oleh anak. Jika anak itu menolak berhenti bermain video game, misalnya, jangan mengambil hak istimewa TV. Singkirkan video game. Konsisten dengan pilihan Anda.
Pada akhirnya, pada usia 7 tahun, disiplin anak harus lebih fokus pada bimbingan dan kurang pada konsekuensi dari perilaku buruk. Dengan melakukan hal itu dengan cara yang tegas namun penuh kasih, Anda akan lebih efektif dalam memperbaiki masalah perilaku.
Pada akhirnya, anak-anak melakukan apa yang Anda lakukan. Berikan contoh yang bagus dan konsisten.