Orang tua dapat mengambil tindakan untuk memastikan sekolah memenuhi kebutuhan anak-anak mereka
Orangtua anak-anak dengan ketidakmampuan belajar dapat mengambil langkah-langkah ketika mereka merasa program pendidikan khusus sekolah mengalami masalah atau tidak berfungsi secara efektif. Biasanya, orang tua anak berkebutuhan khusus memiliki konflik dengan sekolah ketika mereka tidak setuju dengan program dan layanan pendidikan individual yang disediakan untuk anak-anak. Agar berhasil mengelola konflik sekolah, orang tua harus mempersiapkan sebelumnya dan belajar keterampilan bernegosiasi yang menjaga fokus pada kebutuhan anak-anak.
1 -
Orangtua Harus Membawa Kekhawatiran kepada Pengajar Ed KhususKetika perselisihan melintasi batas dan menjadi konflik, orang tua dan guru biasanya sama-sama frustasi. Orangtua memahami bahwa konflik bukan hanya tidak menyenangkan tetapi juga dapat mempengaruhi anak yang terlibat. Untuk menyelesaikan konflik, orang tua harus:
- Fokus pada kebutuhan anak Anda dan bukan nada emosional dari konflik.
- Ajukan pertanyaan tentang kekhawatiran Anda. Cobalah untuk menghindari membuat asumsi.
- Tekankan fakta daripada siapa yang benar.
- Ketahui hak Anda di bawah IDEA.
- Mulailah dengan area kesepakatan dan bekerjalah dari sana; dan
- Pisahkan orang dari masalah. Hindari kritik pribadi.
- Abaikan komentar staf yang tidak pantas dan alamatkan nanti dengan administrator.
2 -
Ketika Orang Tua dan Sekolah Tidak Setuju pada Kebutuhan Anak-AnakKetidaksepakatan biasanya berakar pada pendapat, emosi, dan komunikasi yang saling bertentangan. Dengarkan baik-baik argumen orang lain untuk mencoba memahami sudut pandang mereka. Ajukan pertanyaan dengan niat memahami. Bahkan jika Anda tidak setuju dengan pendapat guru, pertanyaan sopan mendorong semua anggota tim IEP untuk memikirkan poin-poin pertentangan dan dapat membantu kedua belah pihak mencapai kompromi.
3 -
Ketika Persepsi dan Pendapat yang Berliku Menyebabkan DisagreementsJika persepsi guru tidak akurat, beri tahu mereka tanpa bersikap kritis. Guru dan orang tua membawa perspektif yang penting dan perlu kepada tim IEP . Untuk mendorong komunikasi terbuka:
- Izinkan setiap orang mengungkapkan pendapat tanpa gangguan.
- Ajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi poin.
- Perhatikan bahasa tubuh dan komentar Anda. Semakin siap dan profesional Anda, semakin posisi Anda akan dihormati.
- Mintalah atau data saat ini seperti skor tes, sampel kerja, pengamatan atau sumber daya lain untuk mempromosikan pemahaman.
- Sajikan informasi dari sumber luar seperti dokter atau terapis yang bekerja dengan anak Anda di tempat terpisah dari sekolah.
4 -
Kendalikan Kemarahan dan Frustrasi AndaUntuk mencegah emosi dan stres dari derailing resolusi, mengenali dan memahami emosi pendidik serta emosi Anda sendiri. Dapatkan akar penyebab masalah dengan berbicara tentang perasaan Anda. Akan sangat membantu untuk menyatakan kekhawatiran Anda dengan cara yang berfokus pada masalah dan bukan orang yang terlibat. Misalnya, "Ketika saya melihat Susan gagal dalam matematika, saya merasa sangat bingung dan marah karena saya tidak diberitahu bahwa dia melakukan itu dengan buruk," lebih baik, "Anda tidak mengirim saya laporan tentang pekerjaan anak saya." Pernyataan yang terakhir terdengar menuduh dan dapat menyebabkan pembelaan diri. Semakin terfokus pernyataan itu, semakin besar kemungkinan hal itu dapat diatasi.
5 -
Jika Tidak Ada Komunikasi, Tidak Ada Resolusi KonflikTingkatkan pemahaman dan kurangi konflik dengan:
- Menjadi pendengar yang baik. Ajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan refleksikan kembali pesan ke pembicara. Tanyakan apakah pemahaman Anda benar.
- Bicaralah dengan jelas dan efisien. Buat catatan singkat untuk mengingatkan Anda tentang poin-poin yang ingin Anda diskusikan. Ajukan pertanyaan untuk memastikan poin Anda dipahami. Cobalah untuk tidak berkeliaran di luar topik.
- Bicaralah untuk diri sendiri dan anak Anda. Katakan bagaimana masalah mempengaruhi anak Anda, apa yang telah Anda lakukan untuk memperbaikinya dan bantuan apa yang Anda butuhkan dari sekolah untuk mengatasi masalah dengan lebih efektif.
- Terbuka untuk pendapat lain tentang apa yang dapat membantu. Bersedialah untuk mencoba opsi lain jika memungkinkan.
6 -
Hak Pengaduan Anda di bawah IDEADalam sebagian besar situasi, strategi komunikasi yang efektif akan membantu Anda menyelesaikan konflik dengan sekolah anak Anda, dan prosedur keluhan dan keluhan tidak akan diperlukan. Jika negosiasi gagal, ada alternatif untuk Anda. Diskusikan masalah dengan konselor atau kepala sekolah anak Anda. Jika Anda tidak dapat menyelesaikan masalah, hubungi administrator pendidikan khusus distrik atau negara Anda untuk mendapatkan bantuan. Program mediasi sering tersedia untuk membantu dalam resolusi konflik. Administrator tingkat negara bagian Anda juga memiliki keluhan resmi dan prosedur proses dengar pendapat yang tersedia, jika negosiasi dan sesi mediasi gagal menyelesaikan masalah.