Game Edukasi untuk Bayi untuk Mengajarkan Konsep Bahasa Dini

Permainan dapat memberi anak-anak kecil dan bayi keterampilan yang kompleks

Game edukasi untuk bayi dan balita memberikan keterampilan bahasa anak-anak, bahkan sebelum mereka dapat berbicara. Anak-anak mendapat manfaat dari interaksi positif dan pengulangan permainan akrab yang membangun keterampilan untuk prasekolah dan mendorong perkembangan otak. Dan apakah saya menyebutkan itu menyenangkan? Saat bermain dengan bayi dan balita, penting untuk meringkuk, tertawa, berpelukan, dan bermain game dengan suara mendayu-dayu.

1 -

Ajarkan Bahasa Anda dan Keterampilan Sosial Anda
Jamie Grill / Bank Gambar / Getty Images

Mainkan game berikut ini selama anak Anda menikmatinya. Ketika Anda bersembunyi di balik selimut dan mengintip dari belakang, ia belajar tentang mengambil giliran, interaksi, isyarat sosial dan menanamkan informasi penting tentang ekspresi dan emosi. Dia juga belajar tentang objek permanen atau kesadaran bahwa objek terus ada ketika mereka tidak terlihat oleh kita.

2 -

Memperkenalkan Naming Kosakata dan Konsep "Di mana"

Ini adalah kebalikan dari permainan mengintip-a-boo . Dari balik selimut, katakan, "Di mana bayinya?" Turunkan selimut dan katakan, "Itu dia!" Ulangi selama dia menikmati permainan. Anda dapat memvariasikan gim dengan mengubah subjek, menggunakan orang atau benda yang akrab bagi bayi. Mommy, ayah, boneka beruang, banci, saudara atau orang yang akrab lainnya dan mainan bayi dapat digunakan. Jaga agar suara Anda tetap lucu dan nyanyian dan ingat untuk memodelkan penggunaan bahasa yang benar. Memodelkan kata-kata dan bahasa yang benar dapat membantu mencegah anak Anda belajar ucapan yang salah dari waktu ke waktu.

Lebih

3 -

Perkenalkan Humor dengan Konsep "Tidak"

Menyembunyikan seseorang atau mainan di balik selimut. Kali ini, sebutkan nama sesuatu yang tidak Anda sembunyikan. Jika Anda menyembunyikan boneka beruang, katakan "Di mana Ayah?" Turunkan selimut dan tunjukkan ekspresi terkejut dan tawa. Katakan "Tidak! Itu bukan Daddy! Itu boneka beruang!" Game ini mengembangkan observasi, diskriminasi visual dan konsep "di mana" dan "tidak." Ini juga mengajarkan tingkat dasar humor dan mendorong bayi Anda untuk mencari cara memecahkan masalah.

Lebih

4 -

Tambahkan Kosakata Baru dan Latih Kata-Kata Lama Sehari-hari

Ini adalah permainan hebat yang dimainkan di sekitar rumah, di toko atau di acara lain. Tunjukkan benda-benda. Tanyakan, "Apa itu? Apa itu?" Kemudian, ucapkan nama objeknya. "Itu adalah bunga! Itu bunga!" Pada sekitar usia 12 hingga 15 bulan, tambahkan lebih banyak detail seperti mengatakan warna, ukuran dan detail terlihat lainnya yang menampilkan diri. Game ini mengajarkan kosakata dan membangun kenangan visual yang jelas tentang objek dan orang-orang. Pengulangan berguna untuk memori dan menciptakan landasan bagi anak Anda untuk membangun pembelajaran di masa depan.

Lebih

5 -

Nama Bagian Tubuh Utama

Mainan pertama bayi-bayi muda adalah jari tangan dan kaki mereka. Manfaatkan rasa ingin tahu mereka dengan bermain game penamaan untuk bagian tubuh. Permainan penunjuk klasik ini mengajarkan bagian-bagian tubuh utama. Misalnya, tunjuk ke hidung Anda dan katakan, "Ini hidungku!" Lakukan hal yang sama untuk hidungnya. Saat bayi Anda mengembangkan kemampuan untuk merespons, ia akan mulai meraih hidung Anda dan hidungnya sendiri. Akhirnya, dia akan mengucapkan kata-kata yang digunakan dalam game ini bersama Anda dan nantinya akan mengatakannya secara mandiri. Anda dapat membangun game ini saat anak Anda dewasa dengan menambahkan detail seperti mata cokelat, rambut merah, dll.

Lebih

Dalam Penutupan

Permainan edukatif untuk bayi tidak hanya akan memberikan anak-anak kelebihan ketika mereka memasuki prasekolah, mereka memungkinkan mereka untuk ikatan dengan anggota keluarga. Anda mungkin ingin memperkenalkan konsep-konsep baru kepada anak Anda, tetapi pastikan pengalamannya, pertama dan terutama, menyenangkan.