Cara Mengalami Stres dan Kecemasan pada Anak

Ketahui cara mengenali penyebab dan tanda-tanda masalah umum ini pada anak-anak

Kecemasan adalah masalah umum yang dihadapi anak-anak saat ini. Seperti halnya orang dewasa, anak-anak merespons stres secara berbeda tergantung pada usia mereka, kepribadian individu, dan keterampilan mengatasi. Ketika datang ke kecemasan pada anak-anak, siswa kelas yang lebih muda mungkin tidak dapat sepenuhnya menjelaskan perasaan mereka, sedangkan anak-anak yang lebih tua mungkin dapat mengatakan dengan tepat apa yang mengganggu mereka dan mengapa (meskipun itu bukan jaminan bahwa mereka akan berbagi informasi itu dengan Ibu atau Ayah).

Dalam kebanyakan kasus, rasa takut dan kecemasan dan stres pada anak-anak berubah atau menghilang seiring bertambahnya usia. Misalnya, seorang anak TK yang mengalami kecemasan perpisahan bisa menjadi kupu-kupu sosial yang terikat ke sekolah di kelas selanjutnya. Anak kelas dua yang takut pada kegelapan atau monster bisa tumbuh menjadi anak yang suka dengan cerita hantu.

Begitu orang tua menentukan apakah apa yang dialami anak mereka adalah sesuatu yang sementara atau gangguan kecemasan yang berakar lebih dalam, mereka kemudian dapat menemukan cara untuk membantu anak mereka mengelola stres dan kecemasan .

Tanda-tanda Kecemasan pada Anak-Anak

Perubahan dalam perilaku atau temperamen adalah bendera umum yang dapat mengindikasikan bahwa anak Anda mungkin mengalami stres dan perasaan cemas. Beberapa tanda umum termasuk:

Penyebab Umum Stres Anak

Sumber kecemasan dan stres pada anak bisa menjadi sesuatu yang eksternal, seperti masalah di sekolah, perubahan dalam keluarga, atau konflik dengan teman. Perasaan cemas juga bisa disebabkan oleh perasaan dan tekanan internal anak, seperti ingin berprestasi di sekolah atau cocok dengan teman sebaya.

Beberapa penyebab umum stres pada anak-anak termasuk: