Bebas Penyakit Dayat Bebas Penyakit

Apakah mungkin untuk memiliki pusat penitipan anak yang bebas kuman dan penyakit atau prasekolah? Tidak mungkin. Namun, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat Anda dan pusat penitipan anak atau prasekolah lakukan untuk membatasi penyebaran kuman jahat tersebut. Penelitian telah menunjukkan bahwa penerapan praktik higienis sederhana, seperti mencuci tangan, dapat secara signifikan mengurangi tingkat penyakit di pengaturan anak.

Mengapa Infeksi Menyebar dengan Mudah di Daycares?

Tahukah Anda bahwa baik si anak maupun pengasuhnya mungkin salah karena penyebaran infeksi di tempat penitipan anak ?

Anak-anak memiliki kebiasaan perilaku bawaan seperti kebutuhan untuk kontak interpersonal yang dekat, kurangnya kebersihan pribadi yang baik, serta perkembangan fisik yang belum matang, yang semuanya berkontribusi pada penyebaran penyakit menular. =

Di sisi lain, pengasuh di pusat-pusat ini sering tidak diberikan pelatihan kebersihan yang sesuai untuk menghindari penyebaran infeksi. Banyak daycares memiliki tingkat perputaran karyawan yang sangat tinggi dan tidak dapat memberikan pelatihan berkelanjutan dari praktik sederhana ini.

Cara Membatasi Penyebaran Infeksi

Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan pusat pengasuhan anak Anda untuk menjaga anak-anak Anda bebas infeksi.

  1. Sering mencuci tangan. Mencuci tangan tidak hanya penting untuk anak-anak, tetapi untuk pengasuh juga. Penelitian telah menunjukkan bahwa mencuci tangan yang tepat mungkin adalah cara terbaik untuk membatasi penyebaran infeksi di pusat penitipan anak. Namun, perlu diingat bahwa melakukannya dengan cara yang benar lebih penting daripada melakukannya sama sekali. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa pegangan faucet adalah salah satu area yang paling terkontaminasi di tempat penitipan anak! Salah satu pilihan adalah penggunaan faucet otomatis, yang biaya tinggi mungkin lebih besar daripada manfaatnya, tetapi mereka dapat membantu membatasi penyebaran penyakit.
  1. Bersihkan stasiun dan potties popok. Tempat sampah roll-out yang diaktifkan untuk popok sangat bagus untuk mengurangi transfer mikroba infeksi pada tangan. Penggunaan sarung tangan lateks sekali pakai dan sanitasi yang baik dari area diaper juga merupakan cara penting untuk mencegah infeksi yang dapat menyebabkan penyakit perut dan usus, termasuk diare. Area popok harus dibersihkan dengan larutan pemutih diencerkan (1:64).
  1. Penyimpanan makanan yang tepat. Pastikan area penyimpanan makanan bersih, dan ASI dan makanan yang dapat merusak suhu ruangan didinginkan.
  2. Persiapan makanan yang tepat. Permukaan berpori, retak, atau rusak dapat menyediakan tempat aman bagi mikroba untuk bersembunyi. Pastikan bahwa counter atau tabel untuk persiapan makanan tidak keropos dan dalam kondisi baik. Jaga agar counter tetap bersih. Jangan biarkan anak-anak berbagi makanan, minuman, atau peralatan. Persiapan makanan tidak boleh dilakukan di dekat area ganti popok.
  3. Pelatihan pengasuh. Pastikan pengasuh telah dilatih dengan benar mengenai praktik kebersihan untuk membatasi penyebaran mikroba infeksi. Cukup memahami bagaimana penyakit menyebar dan mana yang harus diwaspadai dapat menjadi aset besar dalam pencegahan infeksi.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Sumber daya:

Jonathan B. Kotch, Patricia Isbell, David J. Weber, Viet Nguyen, Eric Savage, Elizabeth Gunn, Martie Skinner, Stephen Fowlkes, Jasveer Virk, dan Jonnell Allen. "Peralatan Cuci Tangan dan Popok Mengurangi Penyakit di Antara Anak-Anak di Pusat Perawatan Anak Di Luar Rumah." Pediatrik 2007 120: e29-e36.

Maria MM Nesti, 1 Moisés Goldbaum. "Penyakit menular dan tempat penitipan anak dan pendidikan prasekolah." J Pediatr (Rio J). 2007 83: 299-312