Bagaimana Keterampilan Asertif Membantu Remaja

Mengapa Penting untuk Mengajar Para Remaja untuk Berdiri untuk Mereka Sendiri

Mengajarkan anak remaja Anda bagaimana berperilaku dengan cara yang asertif dapat menjadi pelajaran hidup yang bermanfaat yang akan melayani anak Anda sepanjang hidupnya. Ambil pendekatan proaktif untuk mengajar dan meningkatkan kemampuan komunikasi remaja Anda.

Remaja Asertif Kurang Mungkin Dibully

Seorang remaja yang mampu berbicara dan berkata, "Hentikan itu," atau "Saya tidak suka ketika Anda melakukan itu," cenderung menjadi korban dibandingkan dengan seorang remaja yang tetap diam.

Akan sangat sulit untuk melawan seorang penindas, tetapi itu bisa sangat efektif bila dilakukan dengan cara yang tegas. Remaja yang tegas juga bisa berdiri untuk teman sebaya yang dipilih.

Remaja Asertif Kurang Agresif

Jika anak remaja Anda memahami bagaimana meminta bantuan atau bagaimana memenuhi kebutuhannya, ia cenderung tidak akan melakukan agresi verbal atau fisik . Sebaliknya, dia akan dapat mengekspresikan perasaannya dengan cara yang lebih pro-sosial dengan menggunakan kata-kata penuh hormat. Seorang anak yang bisa berkata, "Tolong berhenti melakukan itu," tidak perlu memukul seseorang untuk menyampaikan maksudnya.

Remaja Asertif Mengomunikasikan Kebutuhan Mereka

Komunikasi antara rekan-rekan, orang tua dan figur otoritas efektif ketika seorang remaja berperilaku tegas. Komunikasi yang tegas mengurangi komunikasi tidak langsung, seperti meminta orang lain menyampaikan pesan, dan membiarkan anak remaja Anda berperilaku sopan tetapi langsung. Ini juga memastikan bahwa seorang remaja akan berbicara langsung dengan seseorang yang menyinggung perasaannya, daripada bergosip dengan teman tentang masalah ini.

Remaja Asertif memiliki Hubungan yang Lebih Sehat

Remaja yang dapat berbicara ketika perasaan mereka terluka cenderung memiliki hubungan yang lebih sehat. Alih-alih membiarkan orang melanggar haknya, seorang remaja yang tegas dapat mengatakan, "Saya tidak suka ketika Anda melakukan itu," yang dapat membantu membangun rasa saling menghormati dalam hubungan pertemanan atau romantis.

Remaja Asertif Mengelola Stresnya

Mengembangkan pemahaman ketrampilan asertif dapat membantu mengurangi tingkat stres remaja. Misalnya, seorang remaja yang ingin bertanya kepada seorang guru, sebuah pertanyaan akan dapat mengurangi stres yang dia alami ketika dia tidak memahami pekerjaannya. Ketrampilan asertif membantu seorang remaja secara proaktif memecahkan masalah daripada pasif membiarkan hal buruk terjadi.

Remaja Asertif memiliki Harga Diri yang Sehat

Remaja yang berbicara sendiri akan merasa lebih percaya diri dari waktu ke waktu. Dan semakin yakin diri mereka, semakin besar kemungkinan mereka untuk berperilaku tegas. Seorang remaja yang merasa diberdayakan untuk berbicara akan mendapatkan lebih banyak kepercayaan dari waktu ke waktu saat dia melihat bagaimana perilakunya menghasilkan hasil yang positif.

Remaja Asertif Kurang Mungkin Mencari Balas Dendam

Ketika orang berperilaku pasif, mereka sering mengalami banyak luka dan kemarahan. Hal ini dapat membuat mereka kemudian bertindak dengan cara pasif-agresif. Seorang remaja yang ditindas atau dipecat mungkin diam-diam berpikir untuk membalas dendam. Ajarkan remaja Anda untuk bersikap tegas sehingga dia dapat mengatasi masalah yang muncul.

Remaja Asertif Memahami Emosi

Berkomunikasi dengan tegas membutuhkan remaja untuk berhenti dan memikirkan perasaan mereka. Ini membantu mereka mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang emosi mereka dari waktu ke waktu.

Ketika kecerdasan emosi mereka meningkat, lebih mudah untuk mengembangkan strategi untuk mengatasi emosi-emosi itu.

Remaja Asertif Menerima Tanggung Jawab Pribadi

Remaja asertif dapat meminta bantuan, mengatakan apa yang mereka butuhkan dan memberi tahu orang lain bagaimana perasaan mereka. Akibatnya, mereka cenderung tidak menyalahkan orang lain atas apa yang mereka rasakan. Sebaliknya, mereka memahami bahwa jika mereka menginginkan sesuatu, itu tanggung jawab mereka untuk mencoba dan mewujudkannya.

Remaja Asertif Menolak Tekanan Teman

Seorang remaja yang dapat berbicara untuk dirinya sendiri akan dapat mengatakan tidak pada sesuatu yang dia tidak inginkan. Ini berarti dia lebih mungkin menolak tawaran seksual yang tidak nyaman baginya dan dia akan lebih siap untuk menahan tekanan teman sebaya untuk menggunakan narkoba atau alkohol.