Keamanan kebakaran tidak perlu menjadi topik yang serius atau menakutkan bagi anak-anak. Kuncinya adalah anak-anak belajar cara melarikan diri dari keselamatan kebakaran; tidak takut berada di api. Dengan menyesuaikan kegiatan dan pelajaran ke usia anak, anak-anak dapat belajar dan bersenang-senang dalam prosesnya. Berikut adalah 10 ide kegiatan menyenangkan yang dapat dimanfaatkan oleh para pengasuh anak, orang tua, dan guru untuk menyampaikan pesan keselamatan sambil tetap bersenang-senang dalam prosesnya.
1 -
KaryawisataKarena anak-anak kadang-kadang takut oleh petugas pemadam kebakaran dan bahkan mungkin bersembunyi dari mereka (seperti yang dilakukan oleh setiap individu berseragam), orang dewasa dapat merencanakan perjalanan khusus untuk membawa mereka ke stasiun pemadam kebakaran dan memperkenalkan mereka kepada petugas pemadam kebakaran berseragam. Hubungi stasiun dan jadwalkan janji terlebih dahulu, sehingga staf dapat siap untuk menghabiskan waktu khusus bersama anak-anak. Tentu saja, rencana bisa berubah jika panggilan api membawa mereka pergi dari stasiun.
2 -
Membaca buku-bukuBacalah buku anak-anak atau buat kegiatan lain tentang keselamatan kebakaran atau, untuk anak-anak termuda, tentang truk pemadam kebakaran dan tujuan mereka, serta stasiun pemadam kebakaran. Ada banyak di pasar, seperti "No Dragons for Tea: Fire Safety for Kids (And Dragons)," "Stop Drop and Roll (Buku Tentang Fire Safety)," "Api! Api! ”Dan“ Keamanan Rumah ”(Adventures in the Roo World - Young Roo Series No. 4).
3 -
Temukan tanda-tanda EXITBerjalan-jalan di sekitar tempat penitipan anak atau sekolah, atau jika di rumah merencanakan tamasya sederhana, dan berburu tanda-tanda EXIT. Jauhkan tanda penghitungan dari semua tanda yang ditemukan. Ubah itu menjadi game. Jika memungkinkan, matikan lampu di sebuah gedung dan biarkan anak-anak melihat tanda-tanda EXIT tetap menyala dan kemudian diskusikan mengapa. Sebagai tindak lanjut, minta anak-anak membuat tanda EXIT khusus mereka sendiri sebagai proyek.
4 -
Stop, Drop & RollMainkan game "Stop, Drop and Roll. ”Ini adalah permainan yang menyenangkan untuk anak-anak dan pelajaran yang diajarkan dapat sangat berharga. Juga, buat game dengan "Stay Low and Go." Seorang guru dapat menekan alarm (menggunakan apa pun dengan suara) dan kemudian anak-anak berlatih keterampilan ini secepat mungkin. Pastikan untuk menjelaskan kapan mereka harus "tetap rendah dan pergi" dan ketika itu akan tepat untuk "berhenti, drop and roll." Anak-anak harus didorong untuk menutupi wajah mereka ketika bergulir.
5 -
Rencanakan Bor ApiRencanakan latihan evakuasi keselamatan kebakaran. Penyedia di rumah juga harus mempraktikkan ini. Tetapkan satu anak setiap hari untuk memegang bel atau “alarm” lainnya dan biarkan mereka memilih waktu kapan saja sepanjang hari untuk menelepon dan berteriak “Api! Api! ”Dan bagi anak-anak lain untuk mengungsi. Penyedia / pengajar dari anak-anak yang lebih besar dapat menciptakan rintangan / rintangan yang tidak terduga dari waktu ke waktu seperti merekam api imajiner yang berarti anak-anak tidak dapat meninggalkan gedung melalui rute tersebut.
6 -
Temukan Tempat PertemuanMinta anak-anak melakukan brainstorming ke mana mereka harus pergi begitu mereka meninggalkan rumah atau bangunan yang terbakar. Mintalah orang tua memberikan informasi ini agar guru dapat memperkuatnya. Permainan yang menyenangkan adalah menyuruh anak-anak duduk melingkar dan bisikan pertama kepada anak pertama, yang kemudian meneruskannya ke yang berikutnya, dan seterusnya, ke tempat pertemuan. Bunyikan alarm, minta anak-anak bertemu di tempat itu, lalu penyedia atau guru harus menemukannya.
7 -
Deteksi Detektor AsapBiarkan anak-anak melihat, menyentuh, dan mengalami alarm detektor asap. Buatlah permainan penghitungan agar mereka menghitung jumlah detektor di gedung atau di rumah. Mintalah mereka bertanya kepada orang tua mereka apakah baterai telah diubah baru-baru ini. Untuk anak-anak yang lebih besar, ubah perburuan menjadi perburuan, lengkap dengan petunjuk terkait api-keselamatan.