Diagnosa Kolik Bayi dan Penyebab

Bayi Anda sudah rewel, dan orang-orang di sekitar Anda terus menyebutkan kemungkinan kolik bayi. Mungkin Anda tidak yakin apakah periode menangisnya normal untuk bayi yang baru lahir, atau jika ada sesuatu yang lebih dari itu. Sebelum mencoba perawatan yang disarankan, itu adalah ide yang baik untuk mengetahui apakah tanda-tanda dan gejala yang ia tampilkan benar-benar jatuh di bawah payung "kolik." Setelah Anda memiliki gagasan yang lebih baik tentang masalahnya, Anda akan tahu bagaimana cara mengatasinya dengan lebih baik.

Definisi Kolik Bayi

Pertama, penting untuk memahami bahwa bayi yang sering rewel atau jengkel tidak selalu memiliki kolik. Kolik adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang sehat dan bergizi baik yang mengalami periode tangisan yang tidak dapat ditenangkan dan didamaikan.

The Rule of Threes

Ketika mendiagnosis bayi dengan kolik, dokter sering jatuh ke "Rule of Threes":

Tangisan Luar Biasa dari Bayi Colicky

Ada perbedaan yang jelas dalam tangisan bayi yang hanya rewel dan bayi yang menangis karena dia mengalami kolik. Suara tangisan kolik berada di luar jeritan akrab yang mengatakan, "Saya harus (diberi makan / bersendawa / dirubah / dibiarkan saja)." Ketika bayi mengalami kolik, tangisannya sering bernada tinggi dan intensitasnya luar biasa.

Bagi orang tua, sering terasa cukup sia-sia karena hanya sedikit yang bisa dilakukan selama masa kesusahan yang akan menenangkannya.

Mengesampingkan Masalah Lain

Sebelum masalah ini hanya diberi label "bayi kolik," penting untuk memastikan bahwa penyebab kerewelan bukan sesuatu yang lain, seperti tidak menerima cukup susu atau susu formula, masalah pencernaan, atau refluks.

Anda harus bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut. Jika Anda menjawab tidak untuk banyak dari mereka, pastikan untuk duduk bersama dokter anak Anda dan menyampaikan gejala-gejala lain kepadanya.

Penyebab Kolik

Tidak ada yang benar-benar yakin apa sebenarnya penyebab kolik. Beberapa berteori hanya merupakan refleksi dari sistem pencernaan yang belum matang dan bahwa bayi membutuhkan "trimester keempat" di luar rahim untuk berkembang sepenuhnya. Yang lain berpendapat bahwa itu berkaitan dengan intoleransi makanan terhadap laktosa, sementara yang lain menulis kolik sebagai aspek dari temperamen dan kepribadian bayi.

Meskipun tidak ada jawaban pasti untuk penyebab kolik, sudah diteliti dengan baik bahwa bayi yang ibunya merokok selama kehamilan dan bayi yang terpapar asap rokok lebih cenderung memiliki kolik.

Perawatan Kolik

Sayangnya, tidak ada jawaban yang jelas untuk memecahkan masalah kolik. Beberapa orang tua bersumpah bahwa salah satu metode berikut adalah anugerah mereka yang menyelamatkan. Mungkin, salah satu metode ini akan berhasil untuk Anda:

Kebutuhan Orangtua

Jika Anda menemukan bahwa Anda tidak bisa menangis, beri diri Anda istirahat.

Bungkuskan bayi Anda erat-erat, letakkan dia di tempat tidurnya yang aman, dan pergilah. Hubungi anggota keluarga atau teman untuk bantuan. Penting bagi Anda untuk memiliki periode tenang sehingga Anda dapat meremajakan juga.