Balita dan Twos Terrible

Konsistensi Dapat Membantu Anda Mengatasi Masalah Perilaku

Pasangan yang mengerikan adalah tahap normal dalam perkembangan anak di mana balita dapat secara teratur rebound antara ketergantungan pada orang dewasa dan keinginan yang baru berkembang untuk kemerdekaan. Ini adalah tahap yang kebanyakan balita akan lalui dalam berbagai tingkatan. Pada satu saat, anak itu mungkin melekat pada Anda dengan putus asa dan, di depan, melarikan diri dari Anda dalam kemarahan yang menjerit-jerit.

Memahami keseruan yang mengerikan dapat membantu Anda tidak hanya mengatasi perilaku ini, tetapi juga mencari cara untuk menghadapi mereka dengan lebih baik tanpa kemarahan atau agresi.

Memahami Twos Terrible

Meskipun orang tua biasanya tidak mengharapkan keseruan yang mengerikan dimulai sampai si anak setidaknya dua tahun, itu sering dapat terjadi dengan baik sebelum itu. Bahkan, beberapa anak dengan awal sebelum ulang tahun pertama mereka dengan perilaku mulai dari perubahan suasana hati yang sering menjadi amarah temperamen terang-terangan.

Ketika menghadapi tantangan perilaku ini, Anda harus selalu mengingatkan diri sendiri bahwa anak tidak melakukan ini dengan satu-satunya tujuan pembangkangan. ( Itu bisa datang nanti. ) Sebaliknya, balita sedang mencoba untuk mengekspresikan kemandirian tanpa keterampilan komunikasi untuk melakukannya. Tanpa kosakata emosional untuk diandalkan, seorang anak dapat dengan cepat menjadi frustrasi dan tidak memiliki cara lain untuk mengekspresikan perasaan itu daripada dengan kemarahan atau agresi.

Ketika ini terjadi, orang tua mungkin tiba-tiba dihadapkan dengan teriakan, menggigit, menendang, atau melarikan diri.

Menanggapi dalam bentuk, seperti dengan marah atau berteriak, hanya akan membantu memperkuat agresi sebagai sarana komunikasi yang dapat diterima. Ini memperkuat dan memperpanjang perilaku daripada membantu anak mendapatkan kosakata yang dia butuhkan untuk menangani emosi dengan lebih baik.

Menjinakkan Twos yang Mengerikan

Menjinakkan keseruan yang mengerikan dimulai dengan menjinakkan emosi Anda sendiri.

Jika dihadapkan dengan ulah dari anak Anda, cobalah untuk tetap tenang, bahkan di depan umum. Tidak seperti anak-anak yang lebih besar, yang mungkin menggunakan tantrum untuk menantang otoritas, seorang anak berusia dua tahun hanya memberlakukan perilaku yang dia tahu akan mendapat respons.

Jika dihadapkan dengan ulah, ada beberapa strategi yang mencoba dan benar yang dapat membantu:

Tips Lain Yang Bisa Membantu

Orangtua secara naluriah memahami bahwa jika seorang anak lelah, ia bisa menjadi rewel. Untuk mengurangi risiko ini, cobalah untuk tidak menjadwalkan belanja selama waktu tidur anak. Balita sering kali paling bahagia ketika Anda tetap dengan rutinitas sehari-hari, termasuk tidur siang dan waktu makan teratur. Meskipun jadwal sering perlu diubah, jadwal yang selalu berubah cukup berat untuk ditangani oleh orang tua. Dengan seorang anak, itu dapat menyebabkan kekacauan.

Ada beberapa tips lain yang dapat membantu:

Dengan menerima perubahan yang dilakukan anak Anda dan menunjukkan cinta dan rasa hormat, Anda dapat membantu anak Anda melalui tahap yang seringkali sulit ini dan membantu membangun kepercayaan dirinya.